Xavi Dihukum Skorsing Dua Pertandingan dan Denda oleh UEFA

Xavi Hernandez, pelatih asal Spanyol terancam kehilangan posisinya di Barcelona setelah serangkaian hasil mengecewakan dan puncaknya adalah sanksi dari UEFA. Foto: dok/Getty Image

Spanyol, InteraksiMassa.COM – Musim 2023/2024 menjadi musim yang kelam bagi Xavi Hernandez.

Pelatih asal Spanyol ini terancam kehilangan posisinya di Barcelona setelah serangkaian hasil mengecewakan dan puncaknya adalah sanksi dari UEFA.

Xavi menerima skorsing dua pertandingan dan denda dari UEFA atas perilakunya yang tidak sportif di leg kedua perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.

Ia terlihat marah dengan kartu merah Ronald Araujo dan kemudian menendang pelindung kamera televisi.

BACA JUGA: Newcastle Kecewa Kebobolan ‘Gol Bodoh’, Gagal Curi Poin di Old Trafford

Usai pertandingan, Xavi melontarkan pernyataan kontroversial yang memancing kemarahan UEFA.

Sanksi ini menambah pil pahit bagi Barcelona yang tidak meraih satupun trofi di musim ini.

Kegagalan di Liga Champions, La Liga, dan Copa del Rey menjadi pukulan telak bagi Xavi dan masa depannya di Camp Nou.

Selain skorsing Xavi, Barcelona juga didenda €60.000 oleh UEFA.

BACA JUGA: Hattrick Lookman Antar Atalanta Juarai Liga Europa, Akhiri Rekor Tak Terkalahkan Leverkusen!

Denda ini terbagi menjadi tiga bagian: €26.000 karena perilaku tim yang tidak sportif, €26.500 karena pelemparan benda oleh fans, dan €5.000 karena pelanggaran di lapangan.

Hukuman dari UEFA ini menjadi pertanyaan besar bagi masa depan Xavi di Barcelona.

Apakah manajemen klub akan terus mempercayakannya atau mencari pelatih baru? Masih harus dilihat apakah Barcelona akan mengajukan banding atas sanksi ini.

Musim tanpa trofi dan sanksi dari UEFA menjadi ujian berat bagi Xavi Hernandez.

BACA JUGA: Crystal Palace Akhiri Musim dengan Kemenangan Telak 5-0 Atas Aston Villa, Glasner Puas!

Ia harus menunjukkan performa terbaiknya di sisa musim ini jika ingin meyakinkan publik dan manajemen klub bahwa dia adalah orang yang tepat untuk membawa Barcelona kembali ke jalur kejayaan. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *