Bandar Lampung, InteraksiMassa.COM – Pemerhati kebijakan publik, Benny NA Puspanegara angkat bicara, terkait pemadaman listrik di Lampung dan sebagian wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Selasa (4/6/2024).
Benny meminta Menteri BUMN Erick Thohir segera mengambil langkah dengan mengevaluasi kinerja PLN di wilayah Sumbagsel.
“Termasuk (bila perlu) mencopot dan mengganti orang orangnya, sekarang bukan era nya penjelasan terus tapi era pelayan terbaik dengan sistem dan SDM yang terus ditingkatkan,” ungkap Benny.
Untuk urusan hajat hidup orang banyak kata Benny, sudah semestinya tidak ada yang bisa ditolerir.
BACA JUGA: Listrik 5 Provinsi di Pulau Sumatera Padam Massal, Aktivitas Masyarakat Lumpuh!
“Masyarakat telat bayar listrik tetap kena denda atau diputus, tidak bisa juga diganti dengan penjelasan dan minta maaf. Nanti saat lebaran saja minta maafnya,” selorohmya.
Menurut Benny, orang-orang yang ada di PLN, pastinya orang-orang pilihan, berpengalaman, background-nya juga pasti bagus.
“Gaji dan tunjangan juga besar, ditambah lagi fasilitas fasilitas lainnya dari dari Negara yang semua itu lancar lancar saja tidak pernah padam seperti Listrik,” imbuhnya.
Oleh karena itu sambung Benny, layak diganti kalau tidak becus dalam bekerja,” tambah praktisi hukum, asli orang Lampung ini.
BACA JUGA: Jokowi Instruksikan PLN Atasi Kekurangan Pasokan Listrik di Muratara
PLN seharusnya bisa mengambil pelajaran dari peristiwa beberapa tahun lalu saat pemadaman lstrik total pulau jawa dan sekitarnya.
Saat itu, terang Sekjen Bangsawan Muda Indonesia itu, Presiden marah dan meminta dengan tegas untuk tidak terulang lagi dan hal itu disampaikan Presiden langsung kepada Dirut dan pejabat pejabat utama PLN.
Peristiwa ini jelas Benny, adalah pengabaian perintah Presiden, dan baru beberapa hari kemarin Presiden berkunjung ke Lubuklinggau dan sekitarnya seharusnya kunjungan itu menjadi motivasi mereka.
“Sekali lagi saya meminta Menteri BUMN segera menyelesaikan dengan mengevaluasi kinerja PLN diwilayah Sumbagsel, karena sangat merugikan masyarakat, kalau progresnya lambat saya akan laporkan ke Istana,” pungkas Benny. (*/khu)












Respon (1)