Empat Lawang| Musibah kebakaran melanda Desa Rantau Kasai, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Minggu (8/2/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB dan mengakibatkan sejumlah rumah warga terdampak cukup parah akibat amukan si jago merah.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, sedikitnya tiga unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah.
Selain itu, empat unit rumah lainnya mengalami rusak parah karena api dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.
Kondisi rumah-rumah tersebut sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar, sehingga api dengan cepat membesar sebelum berhasil dikendalikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya rumah yang terdampak serta barang-barang milik warga yang tidak sempat diselamatkan.
Sejumlah warga dilaporkan hanya bisa menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat di badan saat api mulai membesar.
Camat Lintang Kanan, Rustam Efendi, membenarkan terjadinya musibah kebakaran tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, ia menyatakan bahwa pihak kecamatan telah turun langsung untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak.
Kebakaran Lahan Gambut di Bayung Lencir Meluas Menjadi 45 Hektare
Pj Bupati Empat Lawang Tinjau Lokasi Kebakaran di Tanjung Kupang
“Ya benar, kejadian kebakaran dini hari tadi sekitar jam dua. Saat ini kita sedang melakukan pendataan kerugian akibat bencana ini,” ujar Rustam Efendi singkat.
Lebih lanjut, Rustam menjelaskan bahwa hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Pihak terkait masih melakukan penyelidikan serta pengumpulan informasi di lapangan untuk memastikan sumber api yang memicu terjadinya kebakaran.
Aparat desa dan kecamatan juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, warga yang terdampak kebakaran saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat, seperti pakaian layak pakai, bahan makanan, serta kebutuhan dasar lainnya.
Beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat untuk sementara waktu sambil menunggu bantuan dan penanganan dari pemerintah daerah.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada jam-jam rawan dini hari, serta memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api di rumah masing-masing.
Perkembangan lebih lanjut terkait peristiwa kebakaran ini masih menunggu laporan resmi dari pihak berwenang. **











