Empat Lawang | Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal akibat kondisi jalan yang rusak di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum), tepatnya di dekat SPBU Talang Banyu, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 12.45 WIB dan sempat mengundang perhatian pengguna jalan lainnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh lubang bekas galian perbaikan jalan yang hingga kini belum ditutup kembali oleh pihak pengelola jalan negara.
Lubang tersebut berada di jalur utama yang ramai dilalui kendaraan, sehingga berpotensi besar membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Korban diketahui seorang perempuan yang saat kejadian tengah melintas menggunakan sepeda motor.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka di bagian kening serta kaki. Meski luka yang dialami tidak tergolong serius, korban sempat kehilangan kesadaran di lokasi kejadian.
Korban mengaku merasa pusing setelah terjatuh, sehingga membutuhkan pertolongan dari warga sekitar.
Beruntung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Empat Lawang, Sopian, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, segera memberikan bantuan.
Melihat kondisi korban tergeletak di pinggir jalan, Sopian langsung menghentikan kendaraannya dan memastikan kondisi korban.
Ditangkap Warga Saat Bersembunyi di Belakang Masjid
Kecelakaan Maut di Tol Indralaya-Prabumulih Tewaskan Seorang Dokter
Ia kemudian memberikan pertolongan awal sebelum membawa korban pulang menggunakan kendaraan pribadinya.
Sementara itu, sepeda motor milik korban diamankan dengan cara dititipkan di salah satu warung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan kendaraan korban tetap aman.
Kejadian ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di Jalintengsum yang belum mendapatkan penanganan maksimal.
Warga setempat menilai, lubang bekas galian perbaikan jalan seharusnya segera ditutup atau minimal diberi tanda peringatan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola jalan terkait penyebab belum ditutupnya lubang tersebut.
Masyarakat dan pengguna jalan berharap pihak terkait segera melakukan penambalan dan perbaikan menyeluruh agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi, mengingat Jalintengsum merupakan jalur vital penghubung antarwilayah di Sumatera Selatan. **











