Banyuasin | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Seremoni Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Tahun 2026 yang digelar Bank Indonesia di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menandai penguatan sinergi pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di wilayah Sumatera.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Banyuasin, sebagai tuan rumah pelaksanaan GPIPS Wilayah Sumatera.
Ia menegaskan, capaian peringkat ketiga nasional dalam pengendalian inflasi merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor.
“Prestasi peringkat ketiga nasional ini tentu bukan hasil kerja satu pihak. Ini adalah bentuk kerja sama yang sangat baik dari seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Saya tidak bisa berbangga sendiri, karena ini adalah hasil kerja kolaboratif,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, upaya pengendalian inflasi di Sumsel juga diperkuat melalui Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas saat pandemi Covid-19.
Program tersebut mendorong kemandirian pangan berbasis rumah tangga dan komunitas, sehingga mampu menopang stabilitas pasokan dan harga di tengah tekanan ekonomi.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menjelaskan bahwa penunjukan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah GPIPS Wilayah Sumatera didasarkan pada sejumlah capaian strategis daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
Ia berharap GPIPS menjadi wadah sinergi yang semakin kuat dan terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Kami juga berharap Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan produksi pangan serta menjaga kelancaran distribusi yang lebih efisien dengan konektivitas yang semakin baik,” ujarnya.
Usai seremoni pembukaan yang ditandai dengan panen simbolis, Herman Deru bersama jajaran Bank Indonesia melepas bantuan kerja sama antar daerah berupa pengiriman komoditas bawang dan beras ke Kabupaten Aceh Tengah.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penguatan distribusi antarwilayah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi I Kemenko Perekonomian Dr. Ferry Irawan, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono, Kepala Perwakilan BI Sumut Rudy Brando Hutabarat, Kadep Regional BI Arif Artawan,
Dirops Bulog Andi Afdal, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, serta para Kepala OPD Sumsel.
Melalui GPIPS 2026, diharapkan sinergi pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di Sumatera semakin solid, sehingga mampu menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. **











