Musrenbang RKPD 2027 OKU Selatan: Infrastruktur dan Konektivitas Jadi Prioritas Utama

Foto ist

Oku selatan —Interaksi massa.com-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan menitikberatkan pada pengembangan infrastruktur dan konektivitas wilayah, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serasan Seandanan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah OKU Selatan, M. Rahmatullah, SSTP., M.M., yang membacakan sambutan Bupati OKU Selatan, Abu Sama.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Musrenbang ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan pembangunan yang mampu meningkatkan pemerataan pendapatan, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Sekda.

Ia juga menegaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah “Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah”, yang diharapkan mampu mendorong daya saing daerah, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan yang inklusif.

Sementara itu, Kepala Bapperida OKU Selatan, Natalion, SSTP., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa proses penyusunan RKPD telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari rancangan awal, Musrenbang tingkat kecamatan, penelaahan pokok pikiran DPRD, hingga forum konsultasi publik.

Dari tahapan tersebut, berhasil dihimpun sebanyak 561 usulan program dan kegiatan melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) sejak 15 Desember 2025.

Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa kemampuan keuangan daerah masih menjadi tantangan. Untuk tahun 2027, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,25 triliun lebih, sehingga tidak semua usulan dapat langsung direalisasikan dan perlu penyesuaian prioritas maupun alternatif sumber pendanaan.

Natalion juga menyoroti komposisi belanja daerah yang masih perlu dibenahi. Saat ini, belanja pegawai masih berada di atas 30 persen, bahkan mencapai sekitar 49 persen, sementara belanja infrastruktur masih di bawah 35 persen.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama agar alokasi anggaran ke depan lebih optimal dan selaras dengan visi pembangunan daerah,” ujarnya.

BACA JUGA

Kapolres OKU Selatan Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan tanah longsor di Manduriang

Banjir Bandang dan Longsor Terjang OKU Selatan, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi

Adapun target kinerja utama Pemerintah Kabupaten OKU Selatan tahun 2027 meliputi:

Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 71,5 poin

Pertumbuhan ekonomi: 5,3 persen

Angka kemiskinan: 9 persen

Tingkat pengangguran terbuka: 1,76 persen

Pendapatan per kapita: Rp32 juta

Indeks Gini: 0,270

Indeks kualitas lingkungan hidup: 70,11

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 181.423,55 ton CO₂e per tahun.

Sekda menambahkan, tahun 2027 merupakan tahun ketiga masa jabatan kepala daerah, sehingga sejumlah program prioritas harus segera direalisasikan secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi serta membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, DPRD, organisasi masyarakat, sektor swasta, hingga perwakilan daerah tetangga. Acara juga diisi dengan paparan narasumber dari Bapperida Provinsi Sumatera Selatan terkait pembangunan infrastruktur wilayah.

Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat OKU Selatan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *