Kemendiktisaintek Buka PKL Batch 2 2026, Kesempatan Emas Mahasiswa Asah Kompetensi

Ilustrasi

Jakarta| Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi kembali membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan melalui Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Batch 2 tahun 2026.

Program ini menjadi ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa yang ingin mendalami bidang hubungan masyarakat, komunikasi, hingga kerja sama strategis di lingkungan pemerintahan.

Pendaftaran PKL dibuka mulai 9 hingga 19 April 2026.

Mahasiswa dapat mengirimkan berkas melalui tautan resmi dengan batas akhir pengumpulan pada 19 April pukul 23.59 WIB.

Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif di perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kemendiktisaintek dan memiliki kewajiban mengikuti magang atau PKL.

Peserta diharapkan memiliki pemahaman terhadap isu terkini di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, serta mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim.

Selain itu, pelamar yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dan memiliki perangkat kerja pribadi akan menjadi prioritas dalam proses seleksi.

Peserta yang lolos seleksi diwajibkan hadir ke kantor minimal tiga kali dalam seminggu selama periode pelaksanaan program, yakni Mei hingga Agustus 2026.

Secara administratif, mahasiswa wajib melampirkan surat pengantar dari kampus, kartu tanda mahasiswa, kartu rencana studi, serta curriculum vitae lengkap dengan portofolio.

Tak hanya itu, pelamar juga harus menyertakan surat pernyataan kesediaan mengikuti program hingga selesai yang ditandatangani di atas materai.

BACA JUGA: 

Menakar Masa Depan dari Bangku Kuliah: 6 Jurusan dengan Prospek Cerah di Era Industri Dinamis

Pemerintah Perluas Program Indonesia Pintar 2026, Jangkau Siswa hingga PAUD

Menariknya, program ini menawarkan beragam posisi strategis yang dapat disesuaikan dengan minat dan kompetensi mahasiswa.

Posisi jurnalis atau penulis artikel, misalnya, menuntut kemampuan menulis berita sesuai kaidah jurnalistik serta analisis isu komunikasi.

Sementara itu, media relation officer membutuhkan kemampuan komunikasi yang kuat serta penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

Bagi mahasiswa yang tertarik di dunia digital, tersedia posisi social media specialist dan copywriter yang menuntut kreativitas dalam pengelolaan konten.

Di sisi lain, posisi perancang grafis dan videografer menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki keterampilan desain visual dan produksi konten audiovisual.

Program ini juga membuka kesempatan bagi konten kreator yang aktif mengikuti tren media sosial, khususnya platform berbasis video pendek.

Tak ketinggalan, posisi pengelola perpustakaan digital dan kerja sama turut tersedia bagi mahasiswa dengan latar belakang dan minat yang relevan.

Kehadiran berbagai formasi ini menunjukkan komitmen Kemendiktisaintek dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Lebih dari sekadar magang, program ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan praktik profesional yang sesungguhnya.

Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memperluas jejaring serta memahami dinamika kerja di instansi pemerintah.

Dengan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pengalaman PKL seperti ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa.

Kesempatan ini pun diharapkan mampu dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan karier di masa depan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *