Dramatis! Kades Banjar Agung Nyaris Dibacok Usai Magrib, Bantah Isu Anaknya Todongkan Senpi: Itu Fitnah Besar!

Kepala Desa Banjar Agung, Alimudin, melaporkan dugaan percobaan pembacokan yang dialaminya kepada pihak kepolisian. (*/Anton/Interaksi Massa)

OKU Selatan| Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Banjar Agung, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Kepala Desa Banjar Agung, Alimudin, melaporkan dugaan percobaan pembacokan yang dialaminya kepada pihak kepolisian.

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Alimudin saat menjalani wawancara dengan wartawan di ruang Unit Reskrim Polres OKU Selatan.

Ia mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis malam, 9 April 2026, sekitar pukul 18.30 WIB, tepat selepas waktu Magrib.

Menurut kronologi yang disampaikan, kejadian bermula saat dirinya berada di sekitar lokasi peristiwa.

Secara tiba-tiba, seorang warga diduga mencoba melakukan penyerangan menggunakan kapak.

Situasi berlangsung cepat dan menegangkan.

“Saya sempat menghindar dan menjauh dari lokasi kejadian untuk menyelamatkan diri,” ujar Alimudin, menggambarkan detik-detik dirinya berusaha menghindari serangan tersebut.

Upaya penyelamatan diri itu menjadi kunci sehingga insiden tidak berujung pada korban jiwa.

BACA JUGA:

Pasangan Suami Istri Tewas Dibacok Tetangga, Motif Masih Didalami

Kades Banjar Agung Laporkan Dugaan Percobaan Pembacokan oleh Warga ke Polres OKU Selatan

Setelah kejadian, Alimudin memilih tidak tinggal diam.

Ia segera menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres OKU Selatan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian melalui Unit Reskrim Polres OKU Selatan masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.

Proses penyelidikan tengah berjalan untuk mengungkap motif serta memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

Di sisi lain, pihak terlapor yang diduga sebagai pelaku belum memberikan keterangan resmi.

Aparat kepolisian juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada sejumlah pihak guna memperoleh informasi yang berimbang.

Dalam perkembangan lain, Alimudin juga menanggapi isu yang beredar terkait dugaan anaknya menodongkan senjata api kepada warga.

Ia dengan tegas membantah kabar tersebut.

“Itu fitnah besar,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilainya tidak benar dan berpotensi memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik setempat dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres OKU Selatan.

Aparat diharapkan dapat segera mengungkap fakta secara terang benderang guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *