Jakarta | Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pada sektor layanan darurat.
Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta guna memperkuat layanan panggilan darurat nasional 112, layanan krusial yang menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Statistik dan Persandian) Kabupaten Empat Lawang melakukan audiensi dengan PT Digital Sandi Informasi di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan ini diterima langsung oleh Direktur Pengembangan PT Digital Sandi Informasi, Erik Pribadi, dan menjadi tonggak awal penjajakan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan sektor swasta berbasis teknologi informasi.
Audiensi tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi forum diskusi untuk menyamakan visi terkait pengembangan layanan darurat 112 yang terintegrasi, responsif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Empat Lawang.
Penguatan layanan 112 dinilai penting seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat, tepat, dan akurat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, menegaskan bahwa pada tahap awal kerja sama akan difokuskan pada penyusunan regulasi serta penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
Kejari Muba Beri Deadline Pihak Penabrak Jembatan P6 Lalan Hingga 21 November 2025
Empat Lawang Raih Penghargaan Komisi Informasi Kategori Informatif
Menurutnya, keberhasilan layanan darurat tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kejelasan regulasi dan kualitas petugas yang menjalankan layanan tersebut.
“Pada tahap awal, kami akan menyiapkan regulasi dan SDM terlebih dahulu agar pelaksanaan layanan 112 dapat berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan daerah,” ujar Sumitro, yang akrab disapa Budi.
Langkah ini dinilai strategis mengingat layanan darurat 112 menuntut standar operasional yang jelas, koordinasi lintas sektor, serta petugas dengan kemampuan teknis dan komunikasi yang mumpuni.
Tanpa fondasi tersebut, sistem yang dibangun berisiko tidak berjalan optimal.
Setelah regulasi dan kesiapan SDM dinyatakan matang, kerja sama direncanakan berlanjut ke tahap penguatan infrastruktur dan sistem pendukung melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Digital Sandi Informasi.
Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas layanan darurat di Kabupaten Empat Lawang.
PT Digital Sandi Informasi sendiri menyambut positif rencana kolaborasi ini. Erik Pribadi menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengembangan layanan panggilan darurat 112 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital sektor publik.
Ke depan, penguatan layanan 112 diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dan ketepatan respons pemerintah daerah dalam menangani berbagai kondisi darurat, sekaligus menjadi simbol kehadiran negara yang sigap dan responsif di tengah masyarakat. **











