JERMAN – Tampil meyakinkan sejak awal laga hingga turun minum, ganda putri terbaik Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti berpartner dengan Amallia Cahaya Pratiwi biasa disapa akrab Fadia/Tiwi sukses melesat ke laga semifinal (sf) Jerman Open 2026.
Hal ini dibuktikan oleh Fadia/Tiwi, di laga quarter final (perempat final) tadi final, ganda putri muda aset terbaik Indonesia ini mampu menundukkan wakil terbaik ganda putri Hongkong secara straight game (dua set langsung).
Set pertama (1), Fadia/Tiwi tampil percaya diri dan terus menekan serta membangun serangan demi serangan.
Sehingga ganda putri Hongkong Lui Lok Lok berpartner Tsang Hiu Yan kewalahan.
Hasilnya di set pertama ini, Tiwi/Fadia sukses meraih kemenangan dengan skor 21-15.
Sebelum berlanjut ke set ke-2 setelah istirahat turun minum, sang pelatih sektor ganda putri Indonesia Kristinda Mareswari merupakan alumni atlit badminton Indonesia telah pensiun dan mengabdikan dirinya sebagai pelatih, langsung memberikan instruksi pada Fadia/Tiwi agar tidak memberi celah lawan untuk berkembang.
Hal ini terbukti, saat awal game ke-2 dimainkan, Fadia/Tiwi langsung tancap gas hingga memimpin 11-8 di interval ke-2 set ke-2 ini.
Kemudian, lanjut ke interval ke-2 di set ke-2, kejar mengejar poin-pun terus terjadi.
Namun, sang pelatih senior sektor ganda putri Indonesia ini tidak tinggal diam.
BACA JUGA
Ia terus menyuarakan dan memberikan instruksi dari sisi luar lapangan agar Fadia/Tiwi terus fokus menekan dan memberikan serangan smash-smash tajam.
Hasilnya cukup meyakinkan atas instruksi dan terikan keras dari sang pelatih.
Fadia/Tiwi menutup laga di set ke-2 ini dengan kemenangan skor meyakinkan 21-14.
“Alhamdulillah kami berdua terus bangun komunikasi baik saat istirahat dan didalam lapangan.
Kami jaga terus fokus dan konsentrasi kami agar poin demi poin jangan terlewatkan sedikitpun.
Arahan sang pelatih adalah bara api semangat merah putih kami ketika bertanding didalam lapangan.
Apapun terjadi, kami tetap berusaha secara maksimal kami agar kami bisa mengeluarkan semua kemampuan terbaik kami,” ujar Fadia/Tiwi dengan semangat merah putihnya ini.
Melalui hasil positif dan manis ini, mengantarkan sektor ganda putri merupakan satu-satunya ganda putri Indonesia tersisah lolos ke laga semifinal.
Di laga semifinal hari ini Sabtu (28/2/2026), Fadia/Tiwi telah ditunggu rival bebuyutannya dari Negeri Tirai Bambu (Tiongkok/China) Li Yi Jing/Wang Yi Duo.

Secara Head to Head (H2H), Fadia/Tiwi atas rivalnya dari Tiongkok ini, pada edisi pertemuan sebelumnya saat di laga pamungkas (final) kejuaraan ‘Thailand Master’ belum ini, Fadia/Tiwi sukses menumbangkan wakil terbaik ganda putri Tiongkok.
Itu artinya, secara catatan matematika pada dasarnya peluang Tiwi/Fadia untuk melanggeng ke laga pamungkas (final) sangat terbuka lebar.
Jika Fadia/Tiwi berhasil ke laga pamungkas (final), maka akan berjumpa kembali dengan wakil terbaik ganda putri China lainnya Bao Li Jing berpartner dengan Luo Xu Min merupakan unggulan ke-6 kejuaraan Jerman Open ini.
“Semoga saja satu-satunya wakil terbaik merah putih kita melalui sektor ganda putri muda Indonesia Fadia/Tiwi mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya hingga bisa melesat ke laga final.
Harapan besar kita bersama, semoga Fadia/Tiwi sukses meraih gelar juaranya yang ke-2 di ajang kompetisi badminton Internasional super 300 Jerman Open ini, Amiin” ungkap Jerry anak muda pecinta badminton lovers tanah air pada media online nasional interaksimassa.com pagi ini, Sabtu (28/2/2026).













Bravo Ganda Putri Indonesia Fadia/Tiwi, semoga bisa JUARA di Ajang Jerman Open 2026 ini🇮🇩💪💪💪🤲😎
Terima kasih atas tanggapannya pak Henki, Kita support sama2