Sumsel  

Flyover JPL 99 Muara Enim Segera Dipercepat

Rapat koordinasi pembahasan perumusan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) proyek tersebut yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (6/2/2026).

Palembang | Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mematangkan langkah strategis pembangunan Flyover JPL 99 di perlintasan sebidang wilayah Kabupaten Muara Enim.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, memimpin langsung rapat koordinasi pembahasan perumusan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) proyek tersebut yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (6/2/2026).

Pembangunan Flyover JPL 99 merupakan salah satu proyek strategis daerah yang ditujukan untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi di perlintasan sebidang kereta api.

Selama ini, lokasi tersebut dikenal sebagai titik krusial karena tingginya frekuensi perjalanan kereta api yang kerap menghambat arus lalu lintas kendaraan dan aktivitas masyarakat.

Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menegaskan bahwa draf PKS harus disusun secara detail dan komprehensif agar tidak menimbulkan kendala administratif maupun teknis pada tahap pelaksanaan.

Menurutnya, kejelasan pembagian peran dan tanggung jawab antarinstansi menjadi kunci utama percepatan pembangunan flyover tersebut.

Rapat koordinasi ini secara khusus membedah kontribusi masing-masing pihak yang terlibat.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berperan dalam aspek teknis operasional serta perizinan di area lintasan kereta api.

Diduga Dihantam Gumpalan Enceng Gondok, Jembatan Besi Lubuk Rukam–Muara Kumbang Ambruk

Menyamar Jaksa, Bobby Asia dan Edwin Firdaus Dituntut 5 Tahun Penjara

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) bertanggung jawab pada standarisasi konstruksi serta integrasi flyover dengan jaringan jalan nasional.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memberikan dukungan terkait penyediaan lahan, perizinan daerah, serta koordinasi kewilayahan.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap pihak memahami betul apa yang menjadi hak dan kewajibannya. Percepatan ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga kepastian hukum melalui PKS yang matang agar pembangunan Flyover JPL 99 ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Edward Candra dalam rapat tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas instansi mutlak diperlukan mengingat proyek ini berada di kawasan strategis yang melibatkan kewenangan pusat, daerah, dan BUMN.

Oleh karena itu, kesamaan persepsi sejak tahap perencanaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan hambatan di lapangan.

Rapat koordinasi ini menjadi tahapan krusial sebelum naskah kerja sama final ditandatangani oleh seluruh pihak terkait.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur transportasi di Sumatera Selatan.

Dengan terealisasinya Flyover JPL 99, diharapkan arus logistik dan mobilitas masyarakat Kabupaten Muara Enim dapat berjalan lebih lancar, aman, dan efisien.

Keberadaan flyover ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *