OKU Selatan | Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, Minggu (12/04/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga dan menyisakan duka bagi masyarakat setempat.
Bupati OKU Selatan, Abusama, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus memantau proses penanganan pascakebakaran.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten OKU Selatan itu menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.
Setibanya di lokasi, Bupati Abusama langsung berinteraksi dengan warga korban kebakaran. Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang terjadi serta memberikan dukungan moril agar para korban tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah akan terus memantau kondisi di lapangan dan berupaya memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Berbagai langkah penanganan akan segera dilakukan, mulai dari pendataan korban, penyaluran bantuan darurat, hingga upaya pemulihan kondisi warga terdampak.
Selain memberikan semangat kepada korban, Abusama juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran. Ia menilai, faktor kelalaian seringkali menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat dengan material bangunan yang mudah terbakar.
“Perlu adanya kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan. Hal-hal kecil seperti instalasi listrik, penggunaan kompor, dan sumber api lainnya harus diperhatikan dengan serius,” imbaunya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran yang sempat membesar tersebut akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama antara tim pemadam kebakaran dan masyarakat setempat. Upaya gotong royong warga dalam membantu proses pemadaman turut menjadi faktor penting dalam mencegah api merembet lebih luas ke permukiman lainnya.
Saat ini, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Aparat terkait juga telah melakukan pengamanan area untuk memudahkan proses pendataan dan investigasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian materiil yang dialami warga maupun penyebab pasti kebakaran. Namun, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui instansi terkait kini tengah melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak. Langkah ini penting untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan korban.
Selain bantuan darurat seperti logistik dan kebutuhan pokok, pemerintah daerah juga berencana menyiapkan langkah lanjutan guna membantu pemulihan kondisi warga, termasuk kemungkinan bantuan perbaikan atau pembangunan kembali rumah yang terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja. Pemerintah daerah pun diharapkan terus memperkuat sistem mitigasi serta edukasi kepada masyarakat agar risiko kejadian serupa dapat diminimalisir.
Kehadiran langsung Bupati di lokasi bencana menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Di tengah situasi sulit, dukungan moral dan perhatian dari pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam membantu warga bangkit dari musibah.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascakebakaran di Desa Gedung Wani dapat berjalan dengan cepat dan efektif, sehingga warga terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas seperti biasa. (ton)












