Palembang | Gubernur Herman Deru menunaikan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Al-Hayza yang berada di Komplek Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (27/2/2026).
Kehadiran pejabat nomor satu di lingkungan Pemerintahan Sumsel tersebut disambut hangat oleh para jamaah yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat sekitar.
Pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga mencerminkan komitmen Gubernur Herman Deru dalam menjaga kedekatan dengan jajaran pemerintah serta masyarakat.
Di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan, Gubernur menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual tetap menjadi fondasi penting dalam setiap langkah kepemimpinan.
Dalam suasana khusyuk, Gubernur mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai.
Usai Sholat Jumat, Herman Deru tampak menyempatkan diri untuk bersalaman dan berbincang hangat dengan para jamaah.
Momen tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi yang akrab dan penuh kehangatan, menciptakan suasana kebersamaan yang kental tanpa sekat jabatan.
Menurut Gubernur, kebersamaan dalam ibadah seperti Sholat Jumat memiliki makna yang sangat penting.
Herman Deru Dorong Infrastruktur Strategis Sumsel di Hadapan AHY
Selain sebagai kewajiban umat Muslim, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan.
Ia berharap, melalui kebiasaan beribadah bersama, akan tumbuh semangat kebersamaan yang berdampak positif pada kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Momentum Sholat Jumat ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara tugas pemerintahan dan kewajiban sebagai umat beragama.
Herman Deru menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kerja keras dan kebijakan yang tepat, tetapi juga oleh nilai moral dan spiritual yang kuat.
Turut hadir dalam Sholat Jumat berjamaah tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.
Kehadiran para pejabat ini semakin menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan nilai religius sebagai bagian dari budaya kerja pemerintahan.
Melalui kebersamaan dalam ibadah, Gubernur berharap dapat terus terjalin hubungan yang harmonis antara pimpinan, ASN, dan masyarakat.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang lebih maju, religius, dan sejahtera. **












