Harus menelan Korban Dahulu baru Program Sinkronisasi dan Integrasi SDA Terwujud ?

foto ilustrasi

Sahabat Pembaca Interaksi Massa yang berbahagia, Interaksi Minggu ini mengangkat berita yang dalam satu bulan terakhir ini ada beberapa kejadian manusia meninggal dunia dalam keadaan hanyut di Kabupaten Empat Lawang.

Diantaranya, Rizki Romadon (15) pemain seni musik angklung dari Palembang hanyut di kelurahan Tanjung Makmur kecamatan Tebing Tinggi. Lalu ditemukan di desa Baturaja Baru Kecamatan Tebing Tinggi. Kemudian Anjasmi Andesta (32) warga kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang pun ikut tenggelam pada 11 Februari 2026 kemarin saat memasang perangkap ikan.

Termasuk pula beberapa bulan di tahun sebelumnya ada beberapa kejadian manusia hanyut dan tenggelam  lalu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) beberapa kabupaten kota se Sumatera Selatan.

Maka, dapat dipastikan bahwa program sinkronisasi Sumber Daya Air (SDA) yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi Sumatera Selatan untuk tahun 2027 di daerah kabupaten kota se Sumatera Selatan itu sangat urgen dan penting segera direalisasikan.

BACA JUGA

Korban Hanyut Sungai Musi Ditemukan di Pulau Kemang

Jasad Pemain Angklung Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 

Pasalnya, dari beberapa kejadian diatas begitu pentingnya sarana prasarana menciptakan wahana lingkungan DAS yang aman dan terselamatkan.

Apakah harus memang menunggu adanya korban terdahulu sehingga program integrasi dan sinkronisasi DAS itu terwujud ?

Hmmm. Memang secara logika tak ada relevansi nya antara meninggal dunia hanyut tenggelam itu dengan program sinkronisasi DAS 2027.

Akan tetapi, jika program sinkronisasi DAS itu segera terealisasikan. Masyarakat Sumatera Selatan dapat membayangkan sarana prasarana di beberapa titik dermaga Sungai sepanjang DAS se Sumatera Selatan. Bisa menjadi wahana bagi masyarakat untuk lokasi hiburan, memancing, dan beberapa aktfitas lain yang dapat dilakukan di sungai. Tentunya dengan pengamaman ekstras dari aparat kepolisian/ Pol PP/ penjaga yang bertugas di sungai tersebut.

Yaa..redaksi Interaksi Massa masih menunggu langkah apa yang dilakukan oleh pemprov Sumsel untuk merealisasikan Sinkronisasi DAS 2027 tersebut. Jangan hanya sebatas rapat dan tidak ada tindak lanjutnya..

Bagaimana tanggapan pembaca Interaksi Massa ? Silahkan berinteraksi para netizen. Bravo Interaksi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *