Hujan Deras Rendam Puluhan Rumah di Muara Enim

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Muara Enim sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 1 Februari 2026, menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir. Foto: Istimewa

Muara Enim| Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Muara Enim sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 1 Februari 2026, menyebabkan puluhan rumah warga terendam banjir.

Sedikitnya tujuh titik permukiman yang tersebar di dalam kota dilaporkan terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir tersebut cukup merepotkan warga karena harus siaga sepanjang malam.

Peristiwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 02.45 WIB, saat intensitas hujan yang tinggi membuat air meluap ke jalan dan masuk ke rumah-rumah warga.

Tujuh titik yang terdampak meliputi Jl H Pangeran Danal Kampung 8 belakang SMK Negeri 1 Muara Enim (2 kepala keluarga), RT 03 RW 03 Kelurahan Air Lintang Gang Serumpun (3 KK), RT 03 RW 03 Kelurahan Air Lintang Pandawa Lima (12 KK), Jl Ade Irma Suryani kawasan Ayek Putih (17 KK), Jl Pelawaran I Gang Salak RT 03 RW 08 (25 KK), Kelurahan Muara Enim RT 10 RW 09 (1 KK), serta Jl R.A Kartini Kelurahan Pasar II (10 KK).

Maksimalkan Program Bedah Rumah Bantu Korban Banjir di OKU

Polisi Serahkan Minibus PS 100 Korban Banjir di OKU ke Pemilik

Salah satu warga terdampak, Adit, mengungkapkan bahwa hujan semalam berlangsung sangat deras dan cukup lama.

Menurutnya, wilayah tempat tinggalnya memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan lebat turun dalam durasi panjang.

Karena itu, ia bersama keluarga dan para tetangga sudah terbiasa bersiaga.

“Banjir ini sudah langganan. Kalau hujan deras berlangsung lama, kami sekeluarga bersama para tetangga sudah siap siaga dan tidak tidur lagi. Perabotan yang tidak tahan air kami evakuasi ke tempat lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim, Abdurrozieq, membenarkan adanya banjir di tujuh titik permukiman dalam kota Muara Enim.

Ia menjelaskan bahwa banjir tersebut merupakan dampak dari cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Muara Enim.

“Semalam hujan deras sekali hingga dini hari. Sekitar pukul 02.45 WIB air mulai mengenangi jalan dan memasuki beberapa rumah warga,” kata Abdurrozieq.

Ia menambahkan, selain curah hujan yang tinggi, penyebab banjir juga dipicu oleh sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan sehingga meluap.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, BPBD Muara Enim langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan peninjauan, evakuasi, serta kaji cepat bencana, sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *