Info Diskusi Anak Muda, Gagasan Segar Ala Gen Z

foto ist

Jakarta – Tradisi ngabuburit di bulan Ramadhan kini tak lagi identik hanya dengan aktivitas menunggu waktu berbuka puasa. Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita menghadirkan ruang diskusi intelektual bertajuk Ngabuburit Spesial Ramadhan 1447 H, yang dirancang sebagai forum dialog akademik ringan namun substantif, khususnya bagi generasi muda dan mahasiswa.

Kegiatan ini akan digelar secara daring pada Selasa, 3 Maret 2026, mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB. Dengan mengangkat topik tema Pemerintahan Prabowo – Gibran dan Masa Depan Indonesia Perspektif Gen Z. Kajian in menjadi bagian dari ikhtiar Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita untuk merawat tradisi berpikir kritis di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi Z yang tumbuh dalam ekosistem digital dan arus informasi yang cepat.

Forum ini menghadirkan empat pembicara muda lintas latar belakang. Sekaligus mereka merupakan aktifis Mahasiswa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di zamannya. Yakni Afiq Naufal Ketua BEM Paramadina tahun 2023. Kemudian Azhar Zidane Ketua BEM UB, lalu Yatalathof Ma’shum Imawan Ketua BEM UI, dan Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM yang belakangan ini sempat viral di media sosial. Keempatnya disebut sebut aktif dalam dunia akademik, riset, serta gerakan intelektual anak muda, dengan fokus pada isu kebangsaan, sosial, dan keumatan.

Diskusi akan dipandu oleh Dr Puji Sucia Sukmaningrum merupakan akademisi di Universitas Airlangga sebagai moderator. Sementara itu, peran pembawa acara diemban oleh Kang Jana Tèa salah satu alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta, yang diharapkan mampu menjaga alur diskusi tetap komunikatif dan inklusif.

Kehadiran akademisi senior turut memperkuat bobot forum Prof R Siti Zuhro Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik LIPI, sekaligus peneliti Utama Poitik BRIN dijadwalkan memberikan pengantar diskusi. Sementara Ubedilah Badrun yakni salah satu mantan aktifis Mahasiswa pada Era Reformasi tahun 1998 bertindak sebagai penanggap.

Kombinasi antara pemikir lintas generasi ini menjadi ciri khas forum Insan Cita, yang selama ini dikenal aktif mendorong dialog akademik terbuka dan relevan dengan tantangan zaman.

Dalam keterangan panitia, Ngabuburit Spesial Ramadhan 1447 H dirancang untuk menjawab kebutuhan ruang diskusi yang adaptif dan mudah diakses, tanpa menghilangkan kedalaman substansi. Format daring dipilih untuk menjangkau partisipasi yang lebih luas, khususnya mahasiswa dan generasi muda yang berada di luar kota besar.

“Ramadhan adalah momentum refleksi. Melalui forum ini, kami ingin menghadirkan ruang berpikir yang tenang, kritis, dan konstruktif, terutama bagi anak muda,” ujar Kang Jana Tea seraya menyebut Diskusi ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sekaligus peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai juga akan memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi.

Konsep ngabuburit dipilih sebagai pendekatan kultural agar diskusi akademik tidak terkesan elitis. Dengan suasana santai menjelang berbuka, peserta diharapkan dapat mengikuti diskusi secara lebih terbuka dan partisipatif.

BACA JUGA

Ngabuburit Pengawasan Bersama Bawaslu Empat Lawang

Cara Memperoleh Lailatul Qadar di Bulan Suci Ramadan

Relevan dengan Minat Generasi Z

Forum ini juga menyasar generasi Z yang selama ini kerap dipersepsikan kurang tertarik pada diskursus akademik. Namun, dengan pendekatan visual yang menarik, tema yang kontekstual, serta narasumber muda yang dekat dengan realitas mahasiswa dan diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut.

Gen Z dikenal sebagai generasi yang kritis terhadap isu sosial, politik, dan keadilan, namun menginginkan format diskusi yang ringkas, relevan, dan tidak kaku.

Ngabuburit Spesial Ramadhan 1447 H mencoba menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan diskusi yang padat, terstruktur, dan tetap komunikatif. Diskusi akan dilaksanakan melalui platform Zoom dengan Meeting ID 874 4871 2241 dan Passcode: BEM.

Di tengah tantangan polarisasi opini dan banjir informasi di ruang digital, forum-forum diskusi seperti ini dinilai penting untuk menjaga kualitas percakapan publik. Insan Cita menilai bahwa budaya diskusi yang sehat perlu terus dirawat, khususnya di kalangan generasi muda.

Ngabuburit Spesial Ramadhan 1447 H diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin Ramadhan, tetapi juga ruang pembelajaran bersama yang berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam isu-isu strategis bangsa.

Bagaimana para anak muda gen Z Indonesia ? cepetan ikut dan jangan sampai kuota penuh. Kalaupun penuh panitia menyiapkan live youtube https://bit.ly/foruminsancita. Hmm jadi penasaran!!**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *