ISC 2026 ; INDONESIA Sukses Raih 1 JUARA dan 3 Runner-up

Foto ist

SINGAPURA-Di ajang kompetisi badminton International Singapore Challenge (ISC) 2026 baru usai selesai di Negeri Singapura ini, Indonesia kita tercatat sukses.

Kesuksesan diraih atlit-atlit badminton muda Indonesia sukses mengantarkan Indonesia kita meraih titel ‘1 gelar Juara khusus di sektor ganda putra’ dan 3 gelar lainnya sebagai ‘runner-up (juara ke-2 atau finalis’.

Sektor ganda putra merupakan satu-satunya gelar juara yang berhasil diraih oleh atlit badminton Indonesia bernama Taufik Aderya berpartner dengan Daniel Edgar Marvino sukses menumbangkan rekan senegara sesama Indonesia Yeremia E.Y.Y Rambitan berpartner dengan Patra H. Rindorindo.

Kesuksesan gelar juara diraih sektor ganda putra Indonesia ini, sangat disayangkan belum mampu di ikuti oleh sektor lainnya.

Seperti sektor tunggal putri Indonesia bernama Komang Ayu Cahya Dewi di laga pamungkas (final) tadi malam mutlak harus mengakui keunggulan tunggal putri Negeri tetangga (Jiran/Malaysia) Goo Jie Wei.

Kemudian, sektor tunggal putra Indonesia Bismo Raya Oktora juga masih belum mampu mempersembahkan gelar juara dikarenakan di laga final tadi malam menyerah dan kalah dari tunggal putra Chinese Taipei (Taiwan) secara rubber game (tiga set).

BACA JUGA

Pahlawan Badminton Nyaris Menang, Namun Lawan Lebih Agresif

Harapan Prestasi Badminton Indonesia Di Pundak Pelatih Baru, Struktur Ganda Putra Diubah

Dilansir dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun kontributor penulis berita dari badminton lovers tanah air dan group facebook (fb) PBSI.

Capaian prestasi atlit-atlit muda badminton Indonesia di ajang International Singapore Challenge (ISC) 2026 merupakan suatu capaian prestasi yang cukup membanggakan.

“Memang pada dasarnya semua Negara menginginkan atlit-atlit badminton nya banyak meraih gelar juara.

Namun, tetap kita bersyukur pada Tuhan, bahwa capaian atlit-atlit muda badminton Indonesia pada ajang ISC 2026 sudah lumayan bagus.

Namun bukan berarti kita puas atau jumawa dengan hasil ISC tahun ini, tapi tetaplah berupaya untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan Negeri Indonesia tercinta di ajang kompetisi badminton Internasional lainnya,” ungkap Eng Hian Kabid Binpres PBSI dilansir dari berbagai referensi badminton lovers tanah air, Minggu (1/3/2026).

Harapan penulis dan semua pecinta badminton lovers tanah air, mari kita terus mensupport dan mengapresiasi serta mendo’akan semua perjuangan dan langkah dari semua atlit-atlit badminton Indonesia tercinta kita ini.

Siapapun mereka dan di sektor manapun mereka mutlak dan wajib kita support dan kita do’akan.

Insya Allah jika anak bangsa Indonesia kita banyak yang mensupport dan mendo’akan semoga upaya atau ikhtiar kerja keras dari latihan-latihan yang di ikuti dan digembleng oleh sang pelatih di semua sektor maka akan membuahkan hasil yang sesuai diharapkan.

Setidaknya bisa turut mengharumkan nama bangsa Indonesia tercinta di ajang kompetisi badminton Internasional lainnya.

Diantaranya ebentar lagi akan berlaga di ajang ‘All England 2026 (ajang kompetisi badminton Internasional super 1000 digelar setiap 2 tahun).

Selain itu, Thomas Cup dan Uber Cup (beregu putra dan beregu putri) serta kejuaraan-kejuaraan super series lainnya dalam kalender BWF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *