Baturaja, InteraksiMassa.COM – Seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah pondok tempat tinggalnya di Desa Muara Saeh, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU, terkena longsor dan banjir pada Kamis (23/5/2024) malam.
Jenazah korban, Sudis bin Sapri (60 tahun), ditemukan oleh warga di tepi Sungai Tabe pada Sabtu (25/5/2024) sore.
Kapolsek Pengandonan, Iptu Jenizar mengatakan, korban ditemukan oleh Asep, seorang warga yang pulang dari kebun.
Asep kemudian melaporkan penemuannya kepada Kepala Desa Muara Saeh dan Kepala Desa Lubuk Tupak.
BACA JUGA: Yulius Maulana Berduka! Figur Terkemuka di Lahat Meninggal Dunia
Tim gabungan dari Polsek Pengandonan, TNI, dan warga segera menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Desa Muara Saeh dan kemudian ke rumah duka.
Keluarga korban mengenali jenazah korban sebagai Sudis bin Sapri.
Mereka juga menyatakan bahwa istri korban, Semi (64 tahun), masih belum ditemukan dan diduga ikut menjadi korban longsor dan banjir.
BACA JUGA: Pamit Siang, Jelang Magrib Menjadi Mayat
Pada hari Minggu (26/5/2024), tim SAR gabungan dari BPBD Kecamatan Muara Jaya, Polsek Pengandonan, dan warga akan melakukan pencarian terhadap Semi.
Tim juga akan melakukan pengecekan lokasi kejadian longsor.
Penyebab Kematian
Diperkirakan Sudis bin Sapri meninggal dunia karena tertimpa longsor dan terbawa banjir.
BACA JUGA: Istri Histeris, Suami Diduga Ditembak Mati Polisi Saat Penggerebekan
Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi dan menerima korban meninggal dunia karena bencana alam.
Jenazah korban akan segera dikebumikan.
Upaya Pencarian dan Penanganan
Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian terhadap Semi, istri korban, yang masih belum ditemukan.
BACA JUGA: Bantuan Banjir Tahap Kelima Diserahkan Pj Gubernur Sumsel untuk Masyarakat OKU
Tim juga akan melakukan pengecekan lokasi kejadian longsor untuk memastikan tidak ada korban lain.
Polsek Pengandonan mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat musim hujan. (*/red)












Respon (2)