Indonesia Mutlak Waspada, Jepang Ancaman Nyata Thomas Cup 2026

Oleh: ADITYA GUMAY

foto ist

JAKARTA – Perhelatan ajang kompetisi badminton Internasional baru usai digelar beberapa waktu lalu di Negeri Tirai Bambu (Tiongkok/China) memberi pelajaran berharga bagi tim beregu putra Indonesia.

Di ajang kompetisi bergengsi Internasional kejuaraan Asia Badminton Champions Team (BACT) merupakan ajang perhelatan dua tahun sekali guna menjaring negara-negara mana yang berhak lolos menuju perhelatan kejuaraan tim Thomas (beregu putra) dan tim Uber (beregu putri).

Negeri Sakura (Jepang) secara mengejutkan di ajang BACT 2026 baru usai di gelar di China menjadikan saksi sejarah bahwa ‘Jepang’ masih sangat mutlak menjadi ancaman yang patut di waspadai oleh semua tim beregu putra Indonesia.

Bahkan bukan hanya sektor beregu putra saja, melainkan sektor beregu putri juga harus diwaspadai oleh tim beregu putri Indonesia Putri Kusuma Wardani (PKW) dan kawan-kawan (dkk).

Secara mengejutkan di ajang kompetisi BACT kemarin, tim beregu putra Indonesia kita yang dikomandoi oleh atlit badminton senioe Indonesia Anthony Sinisuka Ginting belum mampu berbuat banyak dan mutlak mengakui keunggulan tim beregu putra Jepang dengan menyerah 1-3 dari tangan Jepang.

foto ist

Itu artinya, peta kekuatan menuju kejuaraan bergengsi tim Thomas Cup 2026 ini semakin alot dan tajam.

Hemat penulis, jika tim Thomas Cup Indonesia kita ingin kembali memboyong ‘Piala Thomas Cup 2026’ ke pangkuan ibu pertiwi (Indonesia) kembali, mutlak diupayakan secara maksimal agar tim beregu Thomas Cup Indonesia tidak kecolongan lagi seperti yang terjadi di edisi 2024 (dua tahun belakang), ketika di laga pamungkas (final) tim beregu putra Indonesia kita menyerah secara telak 0-3 dari Negara India.

Kembali ke performa Jepang. Negara Jepang khususnya sektor badminton mereka tampil lebih percaya diri dan disiplin keras serta tajam dalam meningkatkan performa latihan fisik, mental dan lainnya.

BACA JUGA

Kegagalan Bukanlah Akhir Perjalanan Prestasi, Api Cambuk Semangat Badminton Indonesia

Thailand Master 2026, Kebangkitan Prestasi Badminton Indonesia

Hal ini terbukti, di kompetisi BACT 2026 kemarin, mereka tampil sebagai tim kuda hitam yang secara mengejutkan berhasil mengalahkan tim beregu putra Indonesia 3-1.

Lalu, di laga pamungkas (final) tim beregu putra Jepang ini mampu menundukkan tim musuh bebuyutan super dunia yakni China secara dramatis skor telak 3-0.

Negeri Tirai Bambu terkenal dengan full power dan solid saja mampu ditundukkan oleh Jepang.

Lalu bagaimana dengan peta kekuatan tim persiapan Thomas Cup Indonesia.

Jonathan Christie alias Jojo, tunggal putra termuda Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed harus benar-benar menjadi ujung tombak kunci peta kekuatan khusus di sektor tunggal putra.

Setelah full power itu di kunci di sektor tunggal, maka Insya Allah sektor ganda putra lainnya seperti Muhammad Shohibul Fikri berpartner barunya Fajar Alfian dan ganda putra muda lagi naik daun prestasinya saat ini Nicolaus Joaquin bersama partner nya Raymond Indra dan ganda putra cadangan Bagas Maulana/Leo Carnando harus mampu bangkit meningkatkan performa jati dirinya untuk lebih tampil agresif menyerang dan terus menyerang.

Untuk diketahui publik pecinta badminton lovers tanah air Indonesia dimanapun berada, bahwa Negeri Sakura (Jepang) ini pertama kalinya disepanjang sejarah perhelatan kejuaraan beregu Thomas Cup berhasil meraih gelar Juara Thomas Cup ini di tahun 2014, ketika itu di laga pamungkas (final) tim Thomas Cup Jepang dikomandoi Kento Momota dan kawan-kawan mampu menundukkan Denmark skor ketat dan tajam 3-2 untuk kemenangan tim Thomas Cup Jepang.

Itu artinya, ambisi bagi Negeri Sakura ini untuk kembali berjuang meraih puncak tertinggi prestasi badminton Internasional di ajang beregu Thomas Cup 2026 semakin nyata dan mutlak diwaspadai oleh tim Thomas Cup Indonesia tercinta kita.

Tidak ada kata untuk menyerah, selagi nafas dan darah semangat merah putih masih tertanam dan mengalir deras di pundak sanubari semua atlit badminton Indonesia maka detiklah harkat martabat bangsa Indonesia tercinta mutlak diperjuangkan dan dipertahankan prestasi-prestasi anak bangsa Indonesia kita sebagaimana telah ditunjukkan di era-era terdahulu era Taufik Hidayat (TH) hari ini telah sukses di kursi amanah Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (WAMENPORA) dan juga Wakil Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia).

Bravo Badminton Indonesia!!!
Jaya dan sukses selalu tim beregu putra dan putri Indonesia (Thomas dan Uber Cup 2026) ini!!!


Penulis adalah Generasi Muda Gumay dan Pemerhati Badminton Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *