Mudik Gratis 2026 dari Jakarta Layani 20 Kota Tujuan dan Angkut Sepeda Motor

Ilustrasi (*/InteraksiMassa.com)

Jakarta| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan program mudik gratis bagi warga pada tahun 2026.

Program rutin tahunan ini dikelola oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai upaya memberikan layanan transportasi aman, nyaman, dan gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat musim mudik Lebaran.

Melalui program Mudik Gratis Jakarta 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan fasilitas angkutan bus bagi pemudik serta layanan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk ke sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.

Program ini diharapkan dapat menekan penggunaan sepeda motor jarak jauh, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengurangi kepadatan jalan saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Pendaftaran Dibuka Mulai 22 Februari 2026

Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi https://mudikgratis.jakarta.go.id dan dibuka mulai 22 Februari 2026.

Warga yang berminat dapat mendaftarkan diri sendiri, anggota keluarga, bahkan membawa sepeda motor secara gratis dengan kuota terbatas.

Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Pemerintah menegaskan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan harus sesuai dengan data KTP asli untuk menghindari penyalahgunaan.

Layani 20 Kota dan Kabupaten Tujuan

Pada tahun ini, Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta melayani perjalanan ke 20 terminal di berbagai kota dan kabupaten.

Kota tujuan tersebut tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan dan Lampung.

Adapun 20 terminal tujuan mudik gratis Jakarta 2026 meliputi Terminal Tirtonadi (Solo), Terminal Indihiang (Kota Tasikmalaya), Terminal Alang-Alang Lebar (Kota Palembang), Terminal Purboyo (Madiun).

Selanjutnya, Terminal Pilangsari (Sragen), Terminal Cilacap, Terminal Giwangan (Yogyakarta), Terminal Kertawangunan (Kabupaten Kuningan), Terminal Rajabasa (Kota Bandar Lampung), Terminal Kota Tegal, Terminal Kabupaten Kebumen, Terminal Kepuhsari (Jombang).

Kemudian, Terminal Pekalongan, Terminal Giri Adipura (Wonogiri), Terminal Tamanan (Kediri), Terminal Arjosari (Malang), Terminal Mendolo (Wonosobo), Terminal Bulupitu (Purwokerto), Terminal Mangkang (Kota Semarang), serta Terminal Purabaya (Kabupaten Sidoarjo).

Dengan jangkauan wilayah yang luas, program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga DKI Jakarta yang memiliki kampung halaman di berbagai daerah.

Enam Kota Tujuan Pengangkutan Sepeda Motor

Selain layanan bus, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan pengangkutan sepeda motor menggunakan truk ke enam kota tujuan.

Layanan ini disiapkan untuk mengurangi pemudik yang nekat menggunakan sepeda motor menempuh perjalanan jauh.

Pemerintah Prediksi Capai Angka 143 Juta Pemudik Lebaran 2026

Mudik Gratis; Catat tanggal 1 Maret 2026 dan Segera Daftar!

Enam terminal tujuan pengangkutan sepeda motor meliputi Terminal Mangkang (Kota Semarang), Terminal Kabupaten Kebumen, Terminal Tirtonadi (Solo), Terminal Giwangan (Yogyakarta), Terminal Giri Adipura (Wonogiri), dan Terminal Purabaya (Kabupaten Sidoarjo).

Jadwal Keberangkatan Mudik dan Arus Balik

Pemudik akan diberangkatkan dari Jakarta pada 17 Maret 2026 menggunakan armada bus yang berangkat dari Monumen Nasional.

Sementara itu, sepeda motor pemudik akan diberangkatkan lebih awal, yakni pada 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung menggunakan truk menuju kota tujuan masing-masing.

Penyerahan sepeda motor arus mudik paling lambat dilakukan pada 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

Pemerintah mengimbau peserta agar mematuhi jadwal tersebut demi kelancaran proses distribusi kendaraan.

Untuk arus balik, pemudik akan diberangkatkan dari 20 terminal kota tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang pada 26 Maret 2026.

Sedangkan sepeda motor arus balik akan diangkut menggunakan truk dari enam terminal kota tujuan pada 25 Maret 2026 menuju Terminal Pulogadung Jakarta.

Syarat Administrasi yang Wajib Dipenuhi
Calon peserta mudik gratis diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen penting, yakni KTP DKI Jakarta (diutamakan), Kartu Keluarga (KK), serta STNK bagi peserta yang membawa sepeda motor.

Seluruh dokumen tersebut diunggah saat pendaftaran daring dan akan diverifikasi oleh petugas.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa tiket mudik gratis tidak boleh diperjualbelikan atau dialihkan kepada pihak lain.

Apabila ditemukan pendaftaran ganda di program mudik lain, maka pendaftaran akan dibatalkan secara otomatis dan keputusan tersebut bersifat final.

Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Dibagi Tiga Kluster

Untuk menghindari penumpukan peserta, proses pendaftaran dan verifikasi dibagi menjadi tiga kluster wilayah.

Kluster pertama meliputi Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap dengan pendaftaran pada 22–24 Februari 2026 dan verifikasi pada 25–27 Februari 2026.

Kluster kedua mencakup Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan dengan pendaftaran 25–27 Februari 2026 dan verifikasi 28 Februari hingga 2 Maret 2026.

Sementara kluster ketiga melayani Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo dengan pendaftaran 28 Februari hingga 2 Maret 2026.

Enam Lokasi Verifikasi di Jakarta
Peserta yang telah mendaftar secara daring wajib melakukan verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen administrasi ke lokasi verifikasi terdekat.

Terdapat enam lokasi verifikasi yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Selatan, Timur, Utara, dan Barat, termasuk di Lapangan Tenis Komplek Dinas Teknis Jatibaru Gambir.

Dengan penyelenggaraan Mudik Gratis Jakarta 2026 ini, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat dapat mudik dengan aman, tertib, dan nyaman, sekaligus mendukung keselamatan berlalu lintas selama periode Lebaran. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *