Empat Lawang | Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Empat Lawang resmi mengumumkan penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Penetapan ini merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.
Berdasarkan hasil hisab tersebut, 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M. Pengumuman ini tertuang dalam surat bernomor 022/EDR/III.0/B/2026 tertanggal 30 Januari 2026 M atau bertepatan dengan 11 Sya’ban 1447 H.
Keputusan tersebut menjadi pedoman resmi bagi seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Empat Lawang dalam mempersiapkan rangkaian ibadah Ramadhan, Idul Fitri, hingga Idul Adha 1447 Hijriah. Dengan adanya kepastian jadwal ini, warga Muhammadiyah diharapkan dapat lebih awal mempersiapkan diri secara lahir dan batin menyambut bulan suci.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Empat Lawang, Ir. H. Suharli M. Yamin, M.Si, menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah Insya Allah akan memulai ibadah puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.
“Insya Allah besok Rabu kita puasa. Kemungkinan ada saudara-saudara kita yang mulai berpuasa hari Kamis. Yang penting kita arif dan bijaksana dalam menyikapi serta menghargai perbedaan. Semuanya masing-masing memiliki dasar dan keyakinan yang kuat. Mari kita jaga ukhuwah Islamiah dengan menjaga kondusifitas dalam berpuasa di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati di tengah kemungkinan adanya perbedaan awal puasa. Menurutnya, perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah merupakan bagian dari dinamika umat Islam yang harus disikapi dengan bijak.
Selain menetapkan awal Ramadhan, Muhammadiyah juga menetapkan sejumlah tanggal penting dalam kalender Hijriah 1447 H, yakni:
1 Ramadhan 1447 H : Rabu Legi, 18 Februari 2026
1 Syawal 1447 H (Idul Fitri 2026) : Jumat Legi, 20 Maret 2026
1 Zulhijah 1447 H : Senin Kliwon, 18 Mei 2026
9 Zulhijah 1447 H (Arafah) : Selasa Pon, 26 Mei 2026
10 Zulhijah 1447 H (Idul Adha 2026) : Rabu Wage, 27 Mei 2026
Penetapan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah dalam merencanakan berbagai kegiatan ibadah, termasuk tarawih, tadarus Al-Qur’an, zakat fitrah, hingga persiapan hari raya.
Ketua PDM Empat Lawang juga berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat tali persaudaraan antarumat Islam.
“Kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan. Semoga Ramadhan 1447 H ini membawa keberkahan bagi keluarga kita, masyarakat Empat Lawang, serta menjadikan daerah kita senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT,” tambahnya.
Dengan adanya penetapan awal Ramadhan 1447 H ini, masyarakat diharapkan dapat menyambut bulan suci dengan semangat kebersamaan serta menjaga suasana yang damai dan harmonis di tengah perbedaan. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak sedekah, serta memperkuat ukhuwah Islamiah demi terwujudnya masyarakat yang religius, rukun, dan penuh keberkahan. (*)












