Pelajar SMK Palembang Diduga Di keroyok Kakak Kelas

LAPOR : Pelajar SMK Palembang yang dikeroyok oleh kakak kelas melapor ke polisi ./dok-ist

Interaksi Massa – Palembang Niat pulang sekolah dengan menumpang kendaraan justru berakhir tragis bagi seorang pelajar SMK di Palembang.

CM (16), siswa kelas X jurusan Teknik Mesin SMK Gama Palembang, menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh dua kakak kelasnya sendiri. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Banten II, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, jari tangan kanan dan kiri, serta memar di sejumlah bagian tubuh.

Tidak terima anaknya dianiaya, ayah korban, Sumarkos (42), melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu, 14 Januari 2026.

“Saya sangat keberatan anak saya diperlakukan seperti ini. Dia hanya minta tumpangan pulang, tapi justru dipukuli. Saya minta pelaku diproses sesuai hukum,” ujar Sumarkos.

Saat membuat laporan polisi, korban masih mengenakan seragam sekolah yang terlihat bernoda darah. Sumarkos mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah mendapat informasi dari pihak lain dan mendengar langsung cerita dari anaknya.

Berdasarkan penuturan korban, pengeroyokan bermula ketika CM hendak pulang ke rumah dan meminta tebengan kepada kakak kelasnya karena jarak sekolah ke depan Lorong Banten cukup jauh. Permintaan tersebut diduga memicu emosi pelaku. Dua kakak kelas itu kemudian memukul korban menggunakan kunci motor hingga terjatuh dan tidak mampu melawan, sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.

“Anak saya dipukul pakai kunci motor oleh dua orang. Setelah itu mereka kabur. Anak saya tidak bisa melawan sama sekali,” ungkap Sumarkos.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka fisik dan trauma. Keluarga berharap aparat kepolisian segera memanggil para pelaku dan memproses kasus ini sesuai hukum.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *