Interaksimassa.com, OKI – Warga Sumatera Selatan khususnya kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berpatut bangga terhadap kinerja anggota DPR RI dapil Sumatera Selatan II yakni H Askweni S Pd. Beliau kini memperjuangkan aliran listrik hingga ke pedesaan dan perairan di wilayah kabupaten OKI.
“Sangat miris di daerah perairan Kabupaten OKI, banyak masyarakat yang menemui saya di saat silaturahmi di beberapa kesempatan kegiatan. Mereka menginginkan betul solusi terhadap permasalahan kelistrikan,”tegas Askweni saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PLN beserta stakeholder yang membidangi kelistrikan negara.
Askweni menyayangkan ketika persoalan pendistribusian listrik itu tidak merata antara satu desa dengan desa yang lain. Dan akan menyebabkan kecemburuan sosial. Makanya terhadap masyarakat di perairan sungai serta pelosok-pelosok desa di Sumatera Selatan, terutama di Kabupaten OKI ia berharap segera diselesaikan.
“Saya minta betul persoalan listrik di kabupaten OKI ini segera diselesaikan, karena jangan sampai menunggu adanya bencana, baru ada gerakannya,”tegas Politisi PKS ini, Minggu (25/1).
Lebih jauh Askweni meminta kepada pihak PLN beserta stakeholder yang membidangi kelistrikan negara agar serius menyikapi persoalan listrik ini. Terutama sekali di daerah tanah kelahirannya yang sudah sangat jelas masih banyak yang belum di aliri listrik.
“Sangat butuh akan adanya Gardu Induk (GI) di daerah perairan pedesaan OKI. Disana banyak pengusaha tambak yang memerlukan adanya program modernisasi kelistrikan. Bisa jadi adanya listrik tenaga surya komunal, atau sejenisnya. Maka padukan semua kementerian terkait untuk mengatasi persoalan itu,”tambah politisi PKS kelahiran 28 April 1973 di OKI ini.
Lebih jauh Askweni mengabarkan, bahwa terdapat desa yang sebenarnya sudah terpancang tiang listrik sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja hingga tahun awal 2026 ini belum juga dialirkan jaringan listrik nya. Maka, sangat dikhawatirkan asas manfaat tiang listrik tersebut tidak bisa dinikmati secara substansial listriknya untuk masyarakat.
“Itu ada di wilayah hutan desa Somor kabupaten OKI, tiang listrik sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi sampai sekarang belum juga dialiri jaringan listriknya,”pungkas Askweni. (*)











