Pilihan Makanan Aman dan Sehat Saat Buka Puasa

INTERAKSIMASSA.COM – Menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan membutuhkan perhatian khusus terhadap pola makan, terutama saat waktu berbuka puasa. Setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah dan cairan.

Oleh karena itu, pemilihan makanan dan minuman yang tepat saat berbuka puasa sangat penting agar tubuh dapat kembali bertenaga tanpa menimbulkan gangguan pencernaan.

Para ahli gizi menyarankan agar buka puasa diawali dengan makanan manis alami yang mampu mengembalikan energi secara cepat, kemudian dilanjutkan dengan makanan utama yang padat gizi dan mudah dicerna. Pola ini dinilai efektif untuk membantu tubuh beradaptasi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Salah satu makanan yang paling dianjurkan untuk berbuka puasa adalah kurma. Buah yang identik dengan Ramadhan ini mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang dapat dengan cepat meningkatkan energi.

Selain itu, kurma juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga kesehatan pencernaan. Tak heran jika kurma menjadi pilihan utama Rasulullah SAW dalam membatalkan puasa, sekaligus menjadi sunnah yang masih diterapkan hingga kini.

Selain kurma, air putih juga menjadi elemen penting yang tidak boleh diabaikan saat berbuka puasa. Air putih berfungsi menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Untuk menjaga keseimbangan cairan, masyarakat dianjurkan menerapkan metode minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka hingga setelah makan malam, dan dua gelas sebelum tidur.

Alternatif lain yang menyegarkan adalah infused water dengan tambahan lemon atau timun, yang membantu meningkatkan asupan cairan sekaligus memberikan rasa segar alami.

Setelah mengonsumsi makanan pembuka, menu berkuah seperti sup lentil atau kaldu menjadi pilihan yang aman bagi lambung. Makanan berkuah mudah dicerna dan membantu mengembalikan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan. Sup juga mengandung cairan dan nutrisi yang mendukung proses pemulihan tubuh setelah berpuasa.

Takjil tradisional seperti kolak pisang atau ubi juga dapat menjadi pilihan, asalkan dikonsumsi secara bijak. Pisang dan ubi merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk menambah energi.

Namun, penggunaan santan dan gula sebaiknya tidak berlebihan agar tidak memicu lonjakan gula darah atau gangguan pencernaan. Kolak yang dibuat dengan takaran gula dan santan yang moderat tetap dapat menjadi sajian berbuka yang lezat dan menyehatkan.

Untuk melengkapi asupan nutrisi, salad sayur atau buah sangat dianjurkan saat berbuka puasa. Kandungan serat, vitamin, dan mineral dalam sayur dan buah membantu melancarkan pencernaan serta menjaga keseimbangan nutrisi tubuh. Salad juga memberikan rasa kenyang tanpa membuat perut terasa begah.

Selain makanan, pemilihan minuman saat Ramadhan juga perlu diperhatikan. Air putih tetap menjadi minuman utama yang wajib dikonsumsi.

Selain itu, jus kurma susu dapat menjadi alternatif minuman bernutrisi yang memberikan energi instan. Perpaduan kurma dan susu mengandung karbohidrat, protein, serta mineral yang bermanfaat untuk memulihkan stamina tubuh.

Minuman lain yang aman dan menyehatkan adalah es kelapa muda. Air kelapa muda dikenal kaya akan elektrolit alami yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama puasa. Kandungan mineral di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan cairan dan mencegah dehidrasi.

Sementara itu, minuman hangat seperti wedang jahe atau teh hijau hangat dapat membantu melancarkan pencernaan dan memberikan efek rileks pada tubuh. Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan mampu mengurangi rasa tidak nyaman pada lambung, sedangkan teh hijau mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dengan memilih makanan dan minuman yang aman serta bergizi saat berbuka puasa, tubuh dapat kembali bugar dan ibadah pun dapat dijalani dengan lebih optimal. Pola makan yang seimbang selama Ramadhan tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga membantu umat Muslim menjalani puasa dengan nyaman dan penuh keberkahan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *