Lahat | Kegiatan reses tahap II Ketua DPRD Kabupaten Lahat Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Tahun Sidang 2026 berlangsung semarak dan penuh kebersamaan di Kelurahan Pasar Bawah, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menguatkan sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Reses yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat, Dedi Fahlevi, M.Si., serta jajaran pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat tersebut dikemas dengan pendekatan yang berbeda.
Selain dialog dan penyampaian aspirasi, kegiatan diawali dengan senam bersama yang melibatkan warga Kelurahan Pasar Bawah dan Kelurahan Kota Jaya.
Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga digelar senam khusus Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini menjadi strategi kreatif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya sensus ekonomi yang akan dilaksanakan mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026.
Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif serta memberikan jawaban yang jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat sangat penting untuk pembangunan daerah yang tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa reses merupakan sarana komunikasi dua arah antara legislatif dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat dapat diserap secara langsung untuk kemudian diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Lahat, Dedi Fahlevi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program strategis pemerintah dalam menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi secara menyeluruh dan komprehensif.
“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita bisa mendapatkan gambaran utuh kondisi perekonomian daerah. Data ini sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan strategis, hingga membantu pelaku usaha dalam melihat peluang dan tantangan bisnis,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan usaha akan menjadi objek pendataan, mulai dari usaha besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk usaha berbasis digital atau online.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan sensus.
Setiap data yang diberikan oleh masyarakat dan pelaku usaha akan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Setiap informasi yang diberikan merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi yang lebih baik. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat mendukung penuh kegiatan ini,” tambahnya.
Kegiatan reses yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan partisipatif mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program pemerintah.
Selain itu, sinergi antara DPRD Kabupaten Lahat dan BPS Kabupaten Lahat dinilai semakin kuat dalam mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lahat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami pentingnya sensus ekonomi, tetapi juga turut aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan pelaksanaannya. **












