RSUD Lahat Jalin Kerja Sama Penambahan Alat Hemodialisa, Target Jadi Terbesar di Sumsel

Lahat | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

Salah satu langkah strategis yang tengah dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Solusi Teknolab Mandiri, perusahaan distributor alat kesehatan hemodialisa, guna memenuhi kebutuhan pelayanan pasien cuci darah yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya serius RSUD Lahat dan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam menjawab persoalan kesehatan kronis, khususnya penyakit gagal ginjal yang kini semakin banyak diderita masyarakat.

Selama ini, keterbatasan fasilitas hemodialisa menjadi kendala utama, sehingga sebagian pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, terutama ke Kota Palembang.

Saat ini, RSUD Lahat diketahui baru memiliki 20 unit alat hemodialisa. Namun demikian, dari jumlah tersebut baru 10 unit yang dapat dioperasikan untuk melayani pasien cuci darah.

Sementara 10 unit lainnya belum difungsikan karena pihak rumah sakit masih melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang akan mengoperasikan alat-alat tersebut.

Melalui kerja sama dengan PT Solusi Teknolab Mandiri, RSUD Lahat merencanakan penambahan alat hemodialisa secara signifikan. Pada tahap pertama, rumah sakit ini akan menambah sebanyak 50 unit alat hemodialisa. Jika rencana tersebut terealisasi, maka total alat hemodialisa yang dimiliki RSUD Lahat akan mencapai 70 unit.

Jumlah ini dinilai sangat besar dan berpotensi menjadikan RSUD Lahat sebagai rumah sakit dengan fasilitas pelayanan cuci darah terbesar di Provinsi Sumatera Selatan.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan bahwa langkah ini sangat penting mengingat jumlah pasien gagal ginjal di Kabupaten Lahat terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Menurutnya, penambahan alat hemodialisa akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam hal kemudahan akses pelayanan kesehatan.

“Setiap tahun, jumlah pasien gagal ginjal di Kabupaten Lahat terus bertambah. Dengan adanya penambahan alat hemodialisa ini, tentu akan sangat membantu masyarakat. Antrian pasien cuci darah bisa terurai, dan pelayanan bisa dilakukan dengan lebih optimal,” ujar Bursah Zarnubi, Jumat (6/2/2026).

Ia juga menegaskan bahwa ke depan masyarakat Lahat tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Palembang hanya untuk menjalani cuci darah.

Lahat Resmi Raih Universal Health Coverage, Apa Itu?

DPRD Lahat Bahas Raperda APBD 2026

Pemerintah Kabupaten Lahat ingin memastikan bahwa layanan kesehatan penting seperti hemodialisa dapat diakses dengan mudah dan cepat di daerah sendiri.

“Jadi bagi saudara-saudara kita yang mengalami gagal ginjal, tidak perlu lagi ke Palembang. Cukup di RSUD Lahat saja. Pemkab Lahat menargetkan rehabilitasi ruangan khusus pasien cuci darah di RSUD Lahat harus rampung dan sudah bisa beroperasi pada tahun 2026 ini,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Lahat, dr. Dina Ekawati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Lahat terhadap pengembangan layanan hemodialisa di RSUD Lahat.

Ia menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penderita gagal ginjal merupakan tantangan serius yang harus dihadapi dengan kesiapan fasilitas dan tenaga medis yang memadai.

“Kondisi meningkatnya pasien gagal ginjal ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memperbanyak jumlah alat hemodialisa agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal dan tidak terjadi penumpukan pasien,” jelas dr. Dina.

Selain fokus pada penambahan sarana dan prasarana, pihak RSUD Lahat juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas SDM.

Pelatihan tenaga medis dan tenaga pendukung terus dilakukan agar pengoperasian alat hemodialisa dapat berjalan optimal dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

“Kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas SDM di RSUD Lahat. Dengan SDM yang kompeten dan fasilitas yang memadai, mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat tentu akan semakin meningkat,” pungkasnya.

Dengan rencana penambahan alat hemodialisa dan peningkatan kualitas pelayanan ini, RSUD Lahat diharapkan mampu menjadi pusat layanan cuci darah yang andal, terjangkau, dan berkualitas, tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Lahat, tetapi juga bagi wilayah sekitar di Provinsi Sumatera Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *