Saksikan, Seminar Nasional “Plus Minus Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia – AS” Tahun 2026

foto ist

Jakarta – Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita kembali menggelar Seminar Nasional bertajuk Diskusi Akhir Pekan “Plus Minus Perjanjian Dagang Resiprokal Negara Indonesia dengan Amerika Serikat”, Minggu 1 Maret 2026.

Pemandu Diskusi Akhir Pekan, Sujana Sulaiman akrab di sapa Kang Jana menyampaikan, masyarakat Indonesia pada umumnya terutama yang bergerak dibidang akademisi, mahasiswa, terlebih lagi bagi pemerhati bidang ekonomi dan bisnis diperbolehkan mengikuti Diskusi Akhir Pekan ini. Namun tentu mengikuti nya sesuai dengan kaidah yang sopan dan tertib.

“Boleh semua mengikuti Seminar Nasional itu, akan dilaksanakan pada Minggu 1 Maret 2026 jam 9 pagi hingga selesai. Dengan Id Rapat zoom 825 8314 6930 password Dagang,”kata Kang Jana, Rabu (25/2/2026) melalui ponsel.

Ia menambahkan, apabila dalam kondisi melebihi kouta dalam aplikasi zoom, peserta dapat mengikuti pada kanal youtube https://bit.ly/foruminsancita. “Jadi tidak perlu khawatir lagi, semuanya sudah disiapkan secara teknis oleh panitia penyelenggara,”imbuhnya.

Seminar Nasional yang di geber oleh akademisi dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang terhimpun dalam Forum Guru Besar Besar dan Doktor Insan Cita tersebut, dijadwalkan akan menghadiran beberapa narasumber yang ahli di bidangnya.

BACA JUGA

Saksikan, Diskusi Akhir Pekan Bertema “Senja Kala Jokowi-Gibran Ditinggal Parpol?”

Vivo 2026: Ketika Desain Premium dan Performa Stabil Menjadi Gaya Hidup Digital

Yakni Eisha Maghfiruha Rachbini Ph D yang saat ini menjabat sebagai Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Kemudian  Amanah Abdulkadir Ph D beliau seorang ekonom dan akademisi terkemuka di Indonesia. Berpengalaman ahli perdagangan internasional dan mantan ekonom di Asian Development Bank (ADB), yang juga aktif sebagai dosen.

Selanjutnya WIjayanto Samirin MPP, seorang dosen dan ekonom Universitas Paramadina, dan terakhir Prof Sahara merupakan salah satu guru besar di Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, serta menjabat sebagai Direktur ITAPS (International Trade Analysis and Policy Studies). Beliau juga merupakan ahli ekonomi yang aktif dalam kajian kebijakan ekonomi dan perdagangan.

Dan Seminar Nasional itu dipandu oleh moderator Prof Tika Widiastuti yakni dosen Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga

Dengan demikian, masyarakat Indonesia terutama yang bergerak di bidang akademik. Baik itu merupakan seorang dosen, peneliti, bahkan juga pemerhati dibibang ekonomi dipersilahkan mengikuti seminar nasional ini secara gratis.

Informasi sebelumnya, bahwa Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani Memorandum of Undeerstanding (MoU) perjanjian dibidang perdagangan bilateral yang menandai babak baru hubungan ekonomi kedua negara. Dokumen tersebut diteken oleh Presiden Indonesia H Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (19/2/2026) pagi waktu setempat di AS.

MoU kedua negara tersebut terdiri dari 7 pasal. Dan selanjutnya, menjadi payung baru terhadap kerja sama bidang ekonomi dengan judul “Agreement between the United States of America and the Republic of Indonesia on Reciprocal Trade”.

Seminar tersebut sangat bagus, bagaimana pembaca Interaksi Massa, jadi penasaran untuk ikut sebagai peserta?**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *