Sinergi LAZISNU Muaraenim dan MWC NU Lawang Kidul

Matangkan Safari Ramadhan dan Penguatan UPZISNU Kecamatan

Suasana Rakor LAZISNU-MWC NU di Kediaman H Herli

INTERAKSIMASSA.COM – Lembaga Zakat, Infaq, dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Muara Enim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lawang Kidul, Ahad (1/2/2026).

Rakor berlangsung dalam suasana rileks namun sarat keseriusan, bertempat di kediaman Ketua LAZISNU Kabupaten Muara Enim, H. Herli Cik Madan, sejak pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

Rakor tersebut menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pelaksanaan Program Safari Ramadhan serta pembentukan Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Kecamatan Lawang Kidul.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola zakat dan memperluas manfaat ZIS bagi umat hingga ke tingkat kecamatan.

UPZISNU Kecamatan merupakan unit pelaksana yang dibentuk oleh LAZISNU Kabupaten (PCNU) untuk menghimpun dan mendistribusikan zakat, infaq, dan sodaqah di wilayah Majelis Wakil Cabang NU.

Sementara di tingkat desa dan kelurahan, pendistribusian ZIS dilaksanakan melalui UPZISNU Ranting (PRNU), sehingga pengelolaan zakat dapat menjangkau umat secara lebih dekat dan merata.

Ketua LAZISNU Kabupaten Muara Enim, H. Herli Cik Madan, menegaskan bahwa rakor ini menjadi pijakan awal untuk mengoptimalkan peran MWC NU dan LAZISNU dalam melayani kebutuhan umat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun pembinaan ruhani.

“Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran masjid dan jam’iyah NU dalam membantu umat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan jasmani, tetapi juga penguatan spiritual melalui dakwah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa LAZISNU Kabupaten Muara Enim saat ini tengah melakukan pendataan di sejumlah desa terkait potensi muzakki dan mustahik. Pendataan tersebut menjadi fondasi penting agar pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infaq, dan sodaqah dapat berjalan tepat sasaran serta berkelanjutan.

“Jika potensi umat dikelola dengan baik dan amanah, insyaallah pemberdayaan dapat dirasakan secara lebih merata,” tambahnya.

Melalui rakor ini pula, seluruh program diharapkan dapat dimaksimalkan sejak awal Ramadhan. Selain pendistribusian bantuan, kegiatan akan dirangkaikan dengan safari dakwah ke berbagai wilayah sebagai bagian dari ikhtiar menghidupkan masjid dan menguatkan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadhan.

“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan berdakwah. Bukan hanya soal materi, tetapi juga menguatkan nilai kepedulian dan ukhuwah di tengah masyarakat,” pungkas H. Herli.

Rakor ini sekaligus menegaskan komitmen bersama LAZISNU Kabupaten Muara Enim dan MWC NU Lawang Kidul dalam membangun kemandirian umat melalui pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Hadir dalam rakor tersebut sejumlah tokoh dan sesepuh NU, di antaranya Kiai Abdul Majid, Pengarah LAZISNU Kabupaten Muara Enim Ahmad Nizom, S.Ag, serta jajaran pengurus MWC NU Lawang Kidul dan LAZISNU Kabupaten Muara Enim. (*/imr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *