Suasana Haru dan Hangat Warnai Halal Bihalal IKL4L Jabodetabek Bersama Pj Bupati Empat Lawang

Empatlawang, InteraksiMassa.Com – Tangis haru dan senyum kebahagiaan menyelimuti acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Lintang dan Empat Lawang (IKL4L) Jabodetabek yang digelar dengan khidmat dan penuh kekeluargaan di Auditorium Darsono, Kampus 2 Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan, akhir pekan lalu.

Acara yang dirangkai sebagai ajang silaturahmi tahunan ini menjadi istimewa dengan kehadiran langsung Penjabat (Pj) Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri, A.P., M.M. Disambut hangat oleh ratusan warga perantau asal Empat Lawang dan Lintang, Fauzan tampak akrab berbaur dengan masyarakat yang selama ini merantau di wilayah Jabodetabek.

“Saya merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Bertemu keluarga besar Empat Lawang di perantauan ini adalah kebahagiaan yang luar biasa,” ujar Fauzan dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi sebagai bentuk nyata kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat, tanpa batas jarak.

Tak hanya Fauzan, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Dapil 7, serta Penjabat Ketua TP PKK Empat Lawang. Deretan tokoh ini memperkuat nuansa kebersamaan, menjadikan kegiatan halal bihalal tak sekadar ritual tahunan, tapi juga momentum penting mempererat simpul-simpul komunikasi antara warga dan pemerintah.

Dalam suasana hangat yang dibalut dengan ramah tamah, hiburan budaya, dan diskusi ringan, warga perantau diberi ruang untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka terhadap pembangunan kampung halaman. Mulai dari persoalan infrastruktur, pendidikan, hingga peluang investasi yang bisa digerakkan oleh diaspora Empat Lawang di luar daerah.

“Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga menjadi wadah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat rantau,” ungkap Fauzan.

Banyak warga mengaku tersentuh dan bangga bisa bertemu langsung dengan pemimpin daerah. Bagi mereka, momen ini menjadi penegas bahwa meski telah merantau jauh, semangat membangun daerah asal tetap menyala di dada. Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini diyakini mampu memperkuat jaringan dan kontribusi nyata para perantau dalam membangun Empat Lawang.

“Acara seperti ini sangat penting. Kami merasa diingat dan dihargai sebagai bagian dari pembangunan daerah,” ujar salah satu peserta, dengan mata berkaca-kaca.

Dengan berakhirnya acara, para peserta membawa pulang bukan hanya kenangan manis, tapi juga semangat baru untuk terus menjaga silaturahmi dan memberi makna bagi tanah kelahiran dari tempat mereka berpijak kini.(rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *