Palembang, InteraksiMassa.COM – Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, meresmikan groundbreaking program Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) pertama di Indonesia yang berlokasi di Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Selasa (2/7/2024).
Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) dan PT Pertamina RU III Plaju.
Elen Setiadi menjelaskan bahwa Taman Keanekaragaman Hayati adalah kewajiban bagi setiap provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, yang berfungsi sebagai tolok ukur kinerja pemerintah daerah dalam konservasi lingkungan.
“Pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati Sumatera Selatan tentunya membutuhkan kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
BACA JUGA: Mahathir Mohamad Hadiri Pembukaan Muzakarah Ahlul Halli Wal Aqdi ke-7 di Sumsel
Taman Kehati ini dirancang sesuai dengan ekosistem lahan basah yang khas, mengembangkan spesies tumbuhan endemik lahan basah yang berfungsi sebagai kawasan konservasi.
Tujuannya adalah untuk melestarikan spesies tumbuhan lokal yang terancam punah.
Pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi habitat tumbuhan dan satwa liar.
“Kami berterima kasih kepada PT. Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju atas dukungan mereka dalam pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati ini,” tambah Elen.
BACA JUGA: Pj Gubernur Elen Setiadi Serukan Sinergi Demi Sukseskan Pilkada Serentak
General Manager PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, Yulianto Triwibowo mengapresiasi dukungan dari Pj Gubernur Sumsel dan Pemprov Sumsel dalam program ini.
“Pelaksanaan kegiatan ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha untuk menjaga lingkungan,” katanya.
Taman Kehati ini adalah bukti nyata komitmen PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju dalam mendukung kelestarian lingkungan.
Taman ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian tetapi juga diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya keanekaragaman hayati bagi lingkungan sekitar.
BACA JUGA: Sumsel Berfokus pada Ekonomi Hijau dan Lingkungan Sehat
Elen Setiadi berharap agar program serupa dapat segera diimplementasikan di kabupaten/kota lain di Sumatera Selatan dengan kerjasama dunia usaha setempat.
“Semoga pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati dapat berjalan sesuai jadwal dan menjadi kebanggaan warga Sumatera Selatan,” pungkasnya. (*/red)











