Palembang, InteraksiMassa.COM – Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil riset terbaru mengenai peluang calon gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dalam pemilihan kepala daerah 2024.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa H Herman Deru (HD) memiliki peluang yang sangat besar untuk terpilih kembali sebagai gubernur.
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengungkapkan, elektabilitas Herman Deru mencapai lebih dari 60 persen dibandingkan calon-calon lainnya.
Pernyataan ini disampaikan Djayadi dalam konferensi pers yang digelar di Resto Bukit Golf pada hari Jumat (24/05/2024).
BACA JUGA: Deru Ungkap Alasan Belum Deklarasikan Diri Secara Resmi Berpasangan dengan Cik Ujang
“Berapa pun calon yang berhadapan dengan Herman Deru, tingkat elektabilitas HD di atas 60 persen dibandingkan calon lainnya,” ujar Djayadi Hanan.
Survei menunjukkan Herman Deru merupakan calon dominan dalam pemilihan ini, dengan 70,8 persen masyarakat Sumsel menginginkan dirinya untuk kembali memimpin provinsi tersebut.
Tingkat popularitas, elektabilitas, kesukaan, dan kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Herman Deru mencapai angka yang sangat tinggi, yakni 90 persen.
“Tingkat popularitas, elektabilitas, kesukaan, dan kepuasan masyarakat akan kepemimpinan Herman Deru mencapai 90 persen, ini sangat tinggi,” jelas Djayadi.
BACA JUGA: Duet Herman Deru-Cik Ujang di Pilkada Sumsel Makin Menguat
Lebih lanjut, Djayadi menyebutkan siapapun yang menjadi pasangan Herman Deru dalam pemilihan nanti, keunggulannya tetap tidak tergoyahkan.
Jarak elektabilitas antara Herman Deru dan pesaing terdekatnya, Mawardi Yahya, cukup signifikan, hampir mencapai 50 persen.
“Untuk pesaing terdekat Mawardi Yahya, Pak Herman Deru masih unggul hingga 50 persen,” tegas Djayadi.
Yang menarik, meskipun Herman Deru sudah meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur Sumsel selama hampir delapan bulan, tingkat pengenalan dan kepuasan masyarakat terhadap dirinya tetap sangat tinggi, mencapai 80 persen.
BACA JUGA: Herman Deru Serius Minta Dukungan Partai Demokrat
Pencapaian ini, menurut Djayadi, sebanding dengan popularitas Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Namun tingkat pengenalan petahana sangat tinggi, tingkat kesukaan dan kepuasan mencapai 80 persen, pencapaian ini sama seperti Pak Jokowi,” jelas Djayadi.
Djayadi juga menambahkan bahwa calon-calon alternatif yang akan bersaing melawan Herman Deru tidak kompetitif dan kurang dikenal oleh masyarakat.
Hal ini menunjukkan bahwa Herman Deru memiliki keunggulan yang sangat kuat dibandingkan calon lainnya.
BACA JUGA: Heri Amalindo Ambil Formulir Pencalonan di Tiga Partai Sekaligus
“Calon-calon alternatif lawan petahana tidak kompetitif, calon kurang dikenal masyarakat, artinya calon tersebut tidak sekuat petahana,” ujarnya.
Survei ini dilakukan di 17 wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, sebagai persiapan pemilihan gubernur pada 27 November 2024 mendatang.
Responden dipilih secara acak dengan distribusi yang proporsional, dan survei ini memiliki tingkat kesalahan sebesar 2,9 persen. (*/red)












