Tak Boleh Ada Proyek Strategis Nasional Mangkrak di Sumsel

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Elen Setiadi saat memimpin rapat koordinasi (rakor) membahas percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN), Kamis (4/7/2024). Foto: dok/Pemprov Sumsel

Palembang, 4 Juli 2024 – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Elen Setiadi, memimpin rapat koordinasi (rakor) membahas percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayahnya.

Rapat yang diprakarsai Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.

Elen Setiadi dalam sambutannya menyampaikan komitmen Pemprov Sumsel untuk menyelesaikan PSN di wilayahnya sesuai target yang telah ditentukan.

“Beberapa PSN ditargetkan selesai tahun ini. Kita akan bahas progresnya bersama-sama dan melibatkan seluruh pemkab/pemkot di Sumsel,” ujarnya.

BACA JUGA: Pj Gubernur Elen Setiadi Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Lebih lanjut, Elen menerangkan bahwa Pemprov Sumsel akan melaporkan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PSN, beserta progres penyelesaiannya.

Sebelumnya, Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Wilayah, Pembangunan Infrastruktur dan Investasi Kemenko Perekonomian RI, Wahyu Utomo, menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo terkait PSN.

Presiden menekankan agar tidak ada satupun PSN yang mangkrak setelah dimulai pengerjaannya.

“Setiap proyek harus dikaji dengan seksama. Permasalahan seperti pengadaan lahan dan perizinan harus segera ditangani agar PSN ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak ekonomi yang positif,” jelas Wahyu.

BACA JUGA: Pj Gubernur Elen Setiadi Serukan Sinergi Demi Sukseskan Pilkada Serentak

Wahyu menuturkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi setiap laporan yang disampaikan.

Saat ini, terdapat total 218 proyek PSN yang tersebar di berbagai sektor dengan nilai investasi mencapai Rp6.200 triliun.

Sebagian besar proyek ini dikerjakan dengan skema kerjasama badan usaha atau usaha bersama.

Evaluasi tersebut mencakup 218 proyek dan 15 program yang tercantum dalam Permenko 6/2024.

BACA JUGA: Elen Setiadi Hadiri Rapat Koordinasi Forum Pembangunan Kelautan dan Perikanan

Dari jumlah tersebut, 92 proyek telah selesai dan beroperasi, sedangkan 126 proyek lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Selain itu, dari 15 program, 10 program telah beroperasi sebagian, 3 program dalam tahap konstruksi, dan 2 program dalam tahap persiapan.

Di Sumatera Selatan sendiri, terdapat 15 PSN dengan rincian 3 PSN telah selesai dan beroperasi, 4 PSN beroperasi sebagian, 4 PSN dalam tahap konstruksi, 2 PSN dalam tahap transaksi, dan 2 PSN dalam tahap persiapan.

“Untuk menyelesaikan setiap PSN ini, pemerintah akan melibatkan berbagai pihak dalam pembiayaannya. Diperlukan komitmen bersama agar PSN ini dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan,” tandas Wahyu.

BACA JUGA: Penerimaan Pajak dan PNBP di Sumsel Tumbuh Signifikan!

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk mempercepat penyelesaian PSN di Sumatera Selatan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *