Takbir Keliling Pemkab Empat Lawang, Semarak Konvoi Bising atau Syiar Agama?

Peserta takbir keliling di Empat Lawang, Minggu (16/6/2024). Foto: dok/Pemkab Empat Lawang.

Empat Lawang, InteraksiMassa.COM – Semarak menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diwarnai dengan takbir keliling yang digelar Pemkab Empat Lawang pada Minggu malam (16/6/2024).

Namun, kemeriahan takbir keliling ini ternoda dengan dominasi kendaraan bermotor yang lebih mirip konvoi bising dibandingkan dengan syiar keagamaan.

Alih-alih suara takbir yang menggema, yang terdengar justru deru knalpot yang memekakkan telinga.

Pantauan di lokasi, hanya segelintir kendaraan yang membawa pengeras suara dan mengumandangkan takbir.

BACA JUGA: Jalan Poros Empat Lawang Lumpuh Total! Longsor Tutup Akses Menuju Kecamatan Pendopo

Peserta lainnya hanya mengikuti konvoi tanpa adanya lantunan kalimat suci tersebut.

Situasi ini menuai sorotan dari berbagai pihak. Banyak warga yang mempertanyakan esensi takbir keliling yang seharusnya khidmat dan penuh makna, namun terkesan hanya sebagai ajang hura-hura dan kebisingan.

“Seharusnya takbir keliling ini fokus pada syiar agama, bukan hanya konvoi bising. Kemeriahan Idul Adha memang patut dirayakan, tapi jangan sampai mengurangi nilai-nilai spiritualnya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tentu saja warga tersebut menyayangkan pelaksanaan takbir keliling yang lebih mengedepankan aspek hiburan dibandingkan dengan makna keagamaan.

BACA JUGA: Pj Bupati Empat Lawang Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-116

“Takbir keliling seharusnya menjadi momen untuk menumbuhkan kecintaan umat terhadap agama. Tapi, dengan kondisi seperti ini, esensi takbirnya malah terkesan terabaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin menyatakan rasa rindunya terhadap suasana meriah takbir keliling, mengingat momen takbir keliling hanya terjadi dua kali dalam setahun.

“Kami sangat merindukan suasana ini. Pada tahun 2020 hingga 2022, kegiatan ini sempat tidak dilaksanakan karena pandemi COVID-19,” kata Fauzan.

Namun sekarang, kata dia, karena tidak ada aturan yang melarang, pihaknya melaksanakan kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Pencuri Material Bangunan Gedung Pasar Betung Ditangkap, Kerugian Capai Rp 3 Miliar!

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat Empat Lawang dapat merasakan kemeriahan dan kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” tutup Fauzan. (*/red)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *