Lahat | Pemerintah Kabupaten Lahat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan insan pers sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, saat menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat periode 2026–2029 di kediaman dinasnya, Rabu (25/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Widia Ningsih memberikan apresiasi tinggi terhadap peran PWI yang dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Lahat.
Menurutnya, keberadaan pers memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem pemerintahan modern. Tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi publik.
“Kami sangat mengapresiasi PWI yang telah menghimpun insan pers di Lahat. Pemerintah daerah siap mendukung program-program PWI ke depan,” ujar Widia Ningsih.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan media harus terus diperkuat, terlebih di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks. Dengan adanya hubungan yang harmonis, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, berimbang, dan konstruktif.
Lebih jauh, Widia menekankan pentingnya peran pers dalam memberikan kritik dan saran terhadap jalannya pemerintahan. Ia menyebut, masukan dari wartawan sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Kritik dan saran sangat kami perlukan untuk kemajuan pembangunan. Kami butuh masukan agar tidak terkesan otoriter dalam menjalankan roda pemerintahan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat untuk membuka ruang dialog yang sehat dengan media. Dalam konteks ini, pers tidak hanya berfungsi sebagai pengawas (watchdog), tetapi juga sebagai mitra yang berkontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Selain itu, Widia Ningsih juga menegaskan bahwa dirinya bersama Bursah Zarnubi terus melakukan pembenahan di berbagai sektor pembangunan. Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukanlah sekadar simbol kekuasaan atau sarana untuk mencari popularitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saat ini kami terus berbenah di berbagai sektor untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ini bukan soal popularitas, tetapi bagaimana kami bisa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah kepemimpinan di Kabupaten Lahat yang berfokus pada pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Lahat, Ehdi Amin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah, khususnya Wakil Bupati Lahat, terhadap organisasi yang dipimpinnya.
Ia menjelaskan bahwa PWI merupakan organisasi profesi yang bersifat personal, di mana setiap wartawan memiliki kebebasan untuk memilih dan bergabung dalam organisasi sesuai dengan preferensi masing-masing, terlepas dari perusahaan media tempat mereka bekerja.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Wakil Bupati Lahat. Kami berharap ke depan PWI Lahat dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan,” ujar Ehdi Amin.
Ehdi juga menegaskan bahwa PWI berkomitmen untuk menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal ini mencakup penyajian berita yang akurat, berimbang, serta sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Menurutnya, peran media yang profesional akan sangat membantu pemerintah dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan.
Audiensi tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Lahat. Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang intensif guna mendukung terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah dan media dinilai sebagai salah satu kunci utama dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. Dengan adanya kolaborasi yang baik, berbagai kebijakan yang diambil pemerintah dapat dipahami dengan lebih baik oleh masyarakat.
Selain itu, media juga memiliki peran strategis dalam menangkal penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Dalam era digital seperti saat ini, tantangan tersebut menjadi semakin kompleks, sehingga diperlukan kerja sama yang solid antara pemerintah dan insan pers.
Pemerintah Kabupaten Lahat berharap, melalui dukungan PWI dan seluruh insan pers, berbagai program pembangunan yang telah dirancang dapat tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif berpartisipasi dalam proses tersebut.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran komunikasi, tetapi juga dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan insan pers, Kabupaten Lahat optimistis dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, transparan, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional. **












