Baturaja, InteraksiMassa.COM – Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD OKU, Pemda setempat, SAR MTA, PMI dan unsur potensi SAR lainnya kembali menemukan satu korban dari lima orang yang hilang terseret banjir di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU, Kamis (23/5/2024) dini hari.
Korban keempat yang ditemukan adalah sopir mobil travel bernama Firmansyah (48) asal Desa Karang Dapo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam.
Penemuan ini dilakukan pada hari Sabtu (25/5/2024) sore hari.
“Alhamdulillah pada pencarian hari ketiga ini, kita berhasil menemukan satu orang korban lagi, yaitu sopir mobil travel yang terbawa arus,” ungkap Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kapolsek Semidang Aji, Ipda Hartomi.
BACA JUGA: Jenazah Diduga Korban Banjir dan Longsor Ditemukan
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan tiga korban lain, yaitu Ha (7 tahun), Hartati binti Nano (60 tahun), dan Naslaini binti Kuing (58 tahun). Satu orang korban lagi masih dalam pencarian.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat itu, debit air sungai di Desa Batang Hari mengalami kenaikan dan menggenangi jalan.
BACA JUGA: Bantuan Banjir Tahap Kelima Diserahkan Pj Gubernur Sumsel untuk Masyarakat OKU
Dua kendaraan, yaitu dump truck dan travel elf, mencoba menerobos genangan air.
Namun, tiba-tiba debit air kembali naik dengan deras dan disertai material kayu dan pohon besar yang terseret. Kedua kendaraan tersebut pun terhenti.
Melihat situasi yang membahayakan, dua orang penumpang dump truck atas nama Ranto Pardede (sopir) dan Iwan (kernet) berhasil menyelamatkan diri.
Sedangkan di dalam mobil elf, terdapat 5 orang penumpang beserta sopir dan kernet.
BACA JUGA: Kakek Tukang Pasir Tewas Tertabrak Kereta Api
Dua dari lima penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil dan menerobos air menuju ke atap rumah warga.
Namun, lima orang lainnya (3 penumpang, sopir, dan kernet) yang masih berada di dalam mobil travel terseret arus banjir.
Upaya Pencarian
Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian terhadap para korban. Pada hari Kamis (23/5/2024), tim SAR menemukan Ha (7 tahun) dalam keadaan meninggal dunia.
BACA JUGA: Bidan Zainab Ditetapkan Tersangka Dugaan Malpraktek
Kemudian, pada hari Jumat (24/5/2024), tim SAR menemukan dua korban lainnya, yaitu Hartati binti Nano dan Naslaini binti Kuing.
Dan pada hari Sabtu (25/5/2024), tim SAR kembali menemukan Firmansyah (sopir travel).
Upaya Pencarian Korban Terakhir
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang masih hilang.
BACA JUGA: Residivis Bongkar Rumah Diringkus Polisi Setelah Hampir Setahun Buron
Operasi pencarian dipusatkan di sekitar lokasi kejadian dengan radius 7 km.
“Kami berharap korban terakhir dapat segera ditemukan,” ujar Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni.
Imbauan untuk Masyarakat
Kapolres Oku mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi banjir, terutama saat musim hujan.
BACA JUGA: Bocah 9 Tahun Hilang di Sungai Kikim
“Hindari menerobos genangan air, terutama jika arus air deras,” imbaunya.
Kapolres juga meminta masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika melihat atau mengalami kejadian bencana alam. (*/red)











