INDONESIA – Sektor ganda putra Indonesia sekarang mulai berbenah.
Pada kesempatan ini, ada yang lebih mengejutkan dan ada yang kembali comeback pasca cedera.
Pasca cedera yang selama ini menimpah ganda putra Indonesia bernama Daniel Martin akhirnya dipasangkan kembali dengan partner lamanya Leo Carnando.
Daniel/Leo ini layak mendapat gelar ‘reuni’ karena ke-dua pasangan ini tidak asing lagi publik pecinta badminton lovers tanah air.
Sedangkan khusus untuk ganda putra Indonesia lainnya Bagas Maulana akan dipasangkan dengan partner barunya masih sangat muda Muhammad Putra Erwinsyah.
Coach (pelatih) ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho mengumumkan ke publik bahwasanya, setelah dilakukannya evaluasi dan hal lainnya maka untuk sektor ganda putra Indonesia satu ini dirombak.
Tujuan perombakan ini tiada lain menurut dikatakan Antonius sebagai upaya meningkatkan performa terbaik dimiliki atlit badminton Indonesia khusus sektor ganda putra dibawah didikan/pelatihnya ini.
“Pasca cedera Daniel Martin memang belum punya partner atau pasangan yang mumpuni atau tepat,”kata Anthonius Budi Ariantho Coach dari sektor ganda putra Indonesia, Sabtu (4/4/2026)
BACA JUGA
Walau Nol Gelar Tur EROPA, PP PBSI Akui Progres Pemain Badminton Indonesia Sangat Baik
Kompetisi BAC 2026, Akankah PKW Bisa Kalahkan An Se-Young Atau Belajar Dari An Se-Young
Maka kami mencoba untuk memasangkannya kembali dengan partner lamanya dulu yaitu Leo Carnando.
Setelah tim Bina Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Binpres PP PBSI) melakukan evaluasi, hasilnya kuat bahwa ke-2 pasangan mutlak untuk dirombak agar ada penyegaran dan stabilitas kualitas pemain.
Sehingga publik pun bisa terjawab akan pasangan yang dinantikan oleh Daniel Martin.
Lalu, untuk Bagas Maulana dipasangkan dengan anak muda bernama Muhammad Putra Erwinsyah.
Muhammad Putra Erwinsyah memiliki kelebihan sebagai play maker.
Bola-bola tanggung didepan net dan sergapan menyerang didepan serta upaya memotong bola adalah skill dimiliki oleh Muhammad Putra Erwinsyah jadi sangat cocok jika dipasangkan ke-2 pemain ini.
Bagas Maulana kita ketahui bersama bahwa memiliki kelebihan penguasaan lapangan lini belakang serta speed smash-smash tajam mematikan dari lini belakang.
“Jadi kami menyimpulkan sangat tepat jika ke-2 pasangan ini untuk segera dipasangkan,” jelas Anthonius Budi Ariantho Coach dari sektor ganda putra Indonesia dilansir dari berbagai referensi badminton lovers tanah air oleh kontributor penulis berita badminton interaksimassa.com sore ini, Sabtu (4/4/2026).
Analisa penulis juga menyebutkan, upaya dan langkah tepat diambil oleh PP PBSI bersama jajaran pelatih dan asisten pelatih sektor ganda putra Indonesia ini.
“Kami menilai kebijakan yang tepat dan sangat matang langkah dan upaya dilakukan Bidang Bina Prestasi PP PBSI ini.
Terkhusus untuk sektor ganda putra Indonesia memang sangat diperlukan penyegaran agar semua pemain tanpa terkecuali harus mutlak siap dan selalu siap jika dilakukan perombakan pasangan.
Tujuannya tiada lain agar atlit badminton Indonesia khusus sektor ganda putra tetap melahirkan regenerasi hebat dan tangguh serta siap bersaing di level kejuaraan Internasional baik sektor perseorangan dan juga tim seperti dalam waktu dekat Thomas Cup 2026 diselenggarakan di Negeri Denmark,” demikian analisa penulis.*












