Jakarta | Industri smartphone global kembali diramaikan oleh tren desain ponsel super tipis. Dalam beberapa tahun terakhir, produsen teknologi berlomba menghadirkan perangkat dengan bodi ramping, bobot ringan, serta tampilan elegan yang memberikan kesan premium.
Tren ini semakin mencuri perhatian setelah peluncuran iPhone 17 Air oleh Apple yang disebut sebagai salah satu iPhone paling tipis yang pernah dibuat.
Dengan ketebalan sekitar 5,6 milimeter, perangkat tersebut menjadi simbol inovasi desain minimalis dalam industri smartphone.
Namun seperti kebanyakan produk flagship Apple, harga yang ditawarkan juga tergolong tinggi, bahkan mencapai lebih dari Rp 20 juta di beberapa pasar.
Situasi ini membuka peluang bagi produsen Android untuk menghadirkan alternatif dengan desain serupa namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Hasilnya, sejumlah brand mulai merilis smartphone dengan bodi tipis, modul kamera horizontal, serta tampilan yang sekilas mengingatkan pada iPhone terbaru tersebut.
Menariknya, beberapa perangkat bahkan dibanderol mulai dari Rp 1 jutaan sehingga dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Desain Tipis yang Semakin Diminati
Dalam dunia teknologi, desain bukan hanya soal estetika, tetapi juga pengalaman pengguna.
Smartphone yang tipis biasanya terasa lebih ringan, mudah digenggam, serta nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Selain itu, desain ramping juga memberikan kesan modern dan futuristik yang sering kali menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Tidak heran jika produsen ponsel kini semakin fokus mengembangkan teknologi komponen yang memungkinkan perangkat tetap tipis tanpa mengorbankan performa.
Vivo V70 Series Resmi Hadir di Indonesia: Perpaduan Kamera ZEISS, Sensor 200MP, dan Desain Premium
Vivo 2026: Ketika Inovasi Teknologi dan Gaya Hidup Digital Bertemu dalam Satu Genggaman
Sejumlah vendor Android memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan produk yang memiliki karakter desain serupa dengan iPhone Air namun tetap mempertahankan identitas masing-masing.
Honor Magic8 Pro Air
Salah satu perangkat yang cukup menarik perhatian adalah Honor Magic8 Pro Air dari Honor. Smartphone ini hadir dengan desain bodi tipis sekitar 6,1 milimeter dan bobot hanya sekitar 155 gram.
Di bagian belakang terdapat modul kamera horizontal yang memberikan tampilan minimalis sekaligus elegan.
Desain tersebut membuatnya sekilas mirip dengan konsep iPhone Air yang mengusung pendekatan desain ramping.
Perangkat ini pertama kali diperkenalkan di pasar China pada awal 2026 dan dijual dengan harga sekitar 4.999 yuan atau sekitar Rp 12 jutaan.
Tecno Pova Slim
Vendor lain yang ikut meramaikan tren ini adalah Tecno melalui perangkat Tecno Pova Slim. Smartphone ini memiliki ketebalan sekitar 5,95 milimeter dengan modul kamera berbentuk kapsul horizontal.
Pada modul tersebut terdapat dua kamera, termasuk kamera utama beresolusi 50 MP yang cukup mumpuni untuk kebutuhan fotografi sehari-hari.
Dengan desain ramping dan harga sekitar Rp 3,6 jutaan, Tecno Pova Slim menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang ingin merasakan desain smartphone tipis tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Nubia Air
Pilihan lain datang dari Nubia Technology melalui perangkat Nubia Air,Smartphone ini hadir dengan ketebalan sekitar 6,7 milimeter dengan bagian tertipis mencapai 5,9 milimeter.
Di bagian belakang terdapat modul kamera berbentuk pil horizontal yang memberikan kesan modern dan elegan.
Desain ini membuat Nubia Air sering disebut memiliki tampilan yang mirip dengan konsep desain iPhone Air.
Di pasar Eropa, smartphone ini dijual dengan harga sekitar 250 euro atau sekitar Rp 4,8 jutaan.
Tecno Spark Go 5G
Masih dari Tecno, ada juga perangkat entry-level yang cukup menarik yakni Tecno Spark Go 5G.
Smartphone ini mengusung desain modul kamera horizontal memanjang di bagian atas belakang ponsel.
Meski dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, Tecno tetap menghadirkan kamera utama 50 MP yang dapat memenuhi kebutuhan fotografi dasar pengguna.
Perangkat ini dijual sekitar 9.999 rupee atau sekitar Rp 1,8 jutaan untuk varian memori 4GB RAM dan 128GB penyimpanan.
Realme 16 5G
Vendor lain yang tidak ingin ketinggalan adalah Realme melalui perangkat Realme 16 5G.
Smartphone ini menampilkan modul kamera horizontal memanjang di bagian belakang yang memberikan kesan modern.
Dari sisi fotografi, Realme membekali perangkat ini dengan kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony IMX852.
Teknologi tersebut didukung sistem pemrosesan gambar LumaColor yang diklaim mampu meningkatkan kualitas warna dan detail foto.
Alternatif Desain Premium dengan Harga Terjangkau
Kemunculan berbagai smartphone Android dengan desain ramping menunjukkan bahwa tren ponsel tipis semakin populer di pasar global.
Konsumen kini tidak hanya mencari performa tinggi, tetapi juga desain yang elegan dan nyaman digunakan.
Meski memiliki tampilan yang sekilas mirip dengan iPhone 17 Air, perangkat-perangkat Android ini menawarkan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
Hal ini membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan ketika ingin mendapatkan desain premium tanpa harus membeli smartphone flagship mahal.
Dengan inovasi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin tren smartphone tipis akan menjadi standar baru dalam industri ponsel beberapa tahun ke depan.
**












