Lahat | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Lahat dipastikan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 18 April mendatang. Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan, sekaligus memperkuat posisi PKB dalam peta politik lokal.
Ketua DPC PKB Lahat, Parisman, menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan ketua tidak dilakukan melalui voting langsung seperti pada umumnya. Sebaliknya, proses penentuan akan menggunakan sistem formatur yang melibatkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Keputusan akhir terkait Ketua DPC PKB Lahat akan ditentukan oleh DPP. Namun sebelumnya akan melalui proses penjaringan dan usulan dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), DPW hingga DPP,” ujar Parisman, Selasa (14/6/2026).
Ia menambahkan, sistem formatur ini bertujuan menjaga keseimbangan antara aspirasi kader di daerah dengan kebijakan strategis partai di tingkat pusat. Dengan mekanisme tersebut, diharapkan terpilih figur yang tidak hanya kuat secara lokal, tetapi juga sejalan dengan visi besar partai.
Menariknya, dalam proses penjaringan calon ketua, peluang tidak hanya terbuka bagi kader internal. Pihak eksternal pun diperbolehkan untuk ikut serta, selama mendapat dukungan atau usulan dari pengurus tingkat kecamatan (PAC).
“Silakan semua maju, jangan ada blok-blok. Kita ingin proses ini terbuka dan mengedepankan kebersamaan demi kemajuan partai,” tegasnya.
Seiring mendekatnya pelaksanaan Musda, dinamika politik internal PKB Lahat mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dan diperbincangkan sebagai kandidat kuat untuk memimpin partai di tingkat kabupaten.
Berdasarkan informasi yang berkembang, sedikitnya lima nama yang masuk dalam bursa calon Ketua DPC PKB Lahat. Mereka adalah Widia Ningsih, Parisman, Adriansyah, Ahmad Syahri Kurnianto, serta Edwar.
Kelima nama tersebut dinilai memiliki peluang yang sama, mengingat keputusan akhir tetap berada di tangan DPP setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari tingkat bawah hingga wilayah.
“Siapapun punya peluang. Jadi belum bisa dipastikan siapa yang akan terpilih, karena keputusan akhir tetap di DPP,” tambah Parisman.
Musda kali ini diprediksi akan berlangsung dinamis dan kompetitif, mengingat posisi PKB di Kabupaten Lahat yang terus menunjukkan tren peningkatan. Dalam beberapa periode pemilu terakhir, partai ini berhasil memperkuat basis politiknya secara signifikan.
Jika pada tahun 2008 PKB hanya mampu meraih satu kursi legislatif, pada pemilu berikutnya jumlah tersebut terus meningkat. Hingga saat ini, PKB telah berhasil meraih lima kursi di DPRD Kabupaten Lahat dan bahkan menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD.
Peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa PKB semakin diperhitungkan dalam peta politik lokal. Hal ini sekaligus menjadi tantangan bagi calon ketua terpilih nantinya untuk menjaga bahkan meningkatkan capaian tersebut di masa mendatang.
Selain itu, kepemimpinan baru juga diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal partai, memperluas jaringan kader, serta meningkatkan elektabilitas partai menjelang kontestasi politik berikutnya.
Dalam konteks ini, figur yang terpilih nantinya tidak hanya dituntut memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi politik yang efektif, baik di internal partai maupun dengan masyarakat luas.
Musda PKB Lahat juga menjadi ajang penting untuk menyatukan visi dan strategi partai dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks. Dengan proses yang terbuka dan partisipatif, diharapkan hasil Musda dapat diterima oleh seluruh kader dan menjadi momentum penguatan organisasi.
“Yang jelas, kita pastikan Musda PKB Lahat akan berlangsung dinamis dan kompetitif, seiring semakin menguatnya posisi partai dalam peta politik di Kabupaten Lahat,” tutup Parisman.
Dengan berbagai dinamika yang berkembang, perhatian publik kini tertuju pada siapa figur yang akan dipercaya memimpin PKB Lahat ke depan. Hasil Musda nantinya diyakini akan memberikan warna baru dalam perjalanan politik partai di Bumi Seganti Setungguan. **












