Pagar Alam — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam, dinamika politik internal partai mulai menghangat. Sejumlah nama calon kuat diisukan akan memperebutkan posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Pagar Alam dalam agenda yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 mendatang.
Muscab kali ini dinilai menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik PKB di Kota Pagar Alam ke depan. Apalagi, posisi partai dalam peta politik daerah terus mengalami dinamika, seiring dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Salah satu nama yang mencuat dan menjadi perbincangan hangat adalah Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah. Sosoknya dinilai memiliki peluang kuat, mengingat pada Pilkada sebelumnya ia diusung oleh PKB. Dukungan terhadapnya pun mulai bermunculan, baik secara terbuka maupun dalam diskusi internal partai.
Menanggapi isu tersebut, Ketua Dewan Syuro PKB Kota Pagar Alam, Tajri, didampingi Bendahara PKB Gentar Susanto, belum memberikan pernyataan resmi terkait sikap partai secara kelembagaan. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama pengurus adalah mempersiapkan pelaksanaan Muscab agar berjalan lancar dan sukses.
“Saat ini kami masih disibukkan dengan persiapan agenda Muscab di kantor sekretariat. Insya Allah kegiatan akan dilaksanakan Sabtu mendatang dan direncanakan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum PKB pusat,” ujar Tajri.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran tokoh nasional dalam Muscab tersebut menjadi nilai tambah tersendiri. Salah satu yang dijadwalkan hadir adalah Faisol Riza, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum PKB.
Menurut Tajri, mekanisme pemilihan Ketua DPC PKB telah melalui koordinasi dengan pengurus tingkat provinsi hingga pusat. Proses penjaringan dan perekrutan bakal calon pun telah berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi.
“Mekanisme sudah kami jalankan dan telah berkoordinasi dengan DPW serta DPP. Sejauh ini memang sudah ada beberapa nama calon kuat yang mengemuka, namun untuk pengumuman resmi kita tunggu hingga Muscab selesai,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan akhir terkait siapa yang akan memimpin DPC PKB Kota Pagar Alam nantinya tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), melalui mekanisme formatur yang berlaku di tubuh partai.
Meski demikian, secara pribadi Tajri tidak menampik dukungannya terhadap salah satu figur yang dinilai mampu membawa PKB semakin berkembang. Ia secara terbuka menyatakan harapannya agar Ludi Oliansyah dapat dipercaya memimpin partai di tingkat kota.
“Secara pribadi, saya sangat mendukung saudara Ludi Oliansyah menjadi Ketua DPC PKB Kota Pagar Alam. Saya yakin beliau mampu membesarkan partai ini ke depan,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pandangan tersebut merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili keputusan resmi partai. Ia memastikan bahwa seluruh proses akan berjalan secara demokratis dan sesuai dengan mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, dinamika menjelang Muscab ini juga menunjukkan semakin terbukanya ruang kompetisi di internal PKB. Partai memberikan kesempatan luas bagi kader maupun figur eksternal untuk ikut serta dalam proses penjaringan, selama memenuhi syarat dan mendapatkan dukungan dari struktur partai di tingkat bawah.
Hal ini dinilai sebagai langkah positif dalam mendorong regenerasi kepemimpinan serta memperkuat basis partai di tingkat daerah. Dengan adanya kompetisi yang sehat, diharapkan akan muncul figur terbaik yang mampu membawa PKB semakin solid dan berdaya saing.
Muscab ke-V PKB Kota Pagar Alam tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi forum evaluasi dan konsolidasi organisasi. Agenda ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang dapat memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Seiring semakin dekatnya hari pelaksanaan, perhatian publik pun terus tertuju pada proses ini. Siapa yang akan terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Pagar Alam masih menjadi tanda tanya, namun satu hal yang pasti, Muscab kali ini akan berlangsung dinamis dan penuh warna. **












