Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberpihakan kepada rakyat harus menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjelaskan alasan di balik sejumlah langkah strategis yang diambil pemerintah setelah menerima berbagai laporan terkait pelaksanaan program di sejumlah sektor.
Dalam keterangannya, Prabowo mengungkapkan bahwa prinsip tersebut merupakan pesan yang selalu disampaikan oleh ayahandanya, ekonom senior Sumitro Djojohadikusumo. Menurutnya, pesan itu terus menjadi pegangan ketika dirinya menghadapi keraguan dalam menentukan kebijakan.
“Jika menghadapi kebimbangan dalam mengambil keputusan, berpihaklah kepada rakyat,” demikian nilai yang diingat Prabowo dari nasihat sang ayah.
Presiden menjelaskan bahwa sejumlah keputusan yang diambil pemerintah didasarkan pada hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program yang berjalan.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah pemerintah menerima berbagai laporan mengenai kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyimpangan yang ditemukan di lapangan.
Menurut Prabowo, setiap laporan yang masuk menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang efektif tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada keberanian melakukan koreksi apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaannya.
Karena itu, evaluasi secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan efektivitas kebijakan negara.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti pentingnya kualitas kepemimpinan dalam menentukan keberhasilan sebuah organisasi.
Ia menilai bahwa keberhasilan institusi, baik di sektor pemerintahan maupun organisasi lainnya, sangat dipengaruhi oleh kualitas pemimpin yang berada di dalamnya.
“Kepemimpinan menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi,” tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
Prabowo dan Megawati: Simbol Persatuan yang Kembali Menghangat di Hari Lahir Pancasila
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bertanggung jawab menyusun kebijakan, tetapi juga memastikan seluruh jajaran bekerja secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pengamat menilai pesan yang disampaikan Presiden menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap kinerja pemerintah, keberanian melakukan evaluasi dan perbaikan dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Dengan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama, pemerintah berharap setiap kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional.
Prinsip tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tujuan akhir dari setiap program pemerintah adalah menghadirkan kesejahteraan dan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
**












