Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Menko Polkam Tunjukkan Kekompakan di Puncak Hari Koperasi Nasional 2026

Foto ist

JAKARTA – Momen kebersamaan ditunjukkan para pimpinan lembaga negara saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago tampak berjabat tangan dan berfoto bersama sebelum acara dimulai.

Potret tersebut menjadi perhatian karena memperlihatkan kebersamaan para pimpinan institusi strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, penegakan hukum, pertahanan negara, serta keamanan dalam negeri.

Kelimanya terlihat kompak mengenakan batik saat menghadiri agenda nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Momentum kebersamaan itu berlangsung di sela-sela rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan kementerian, serta tokoh dari berbagai sektor.

Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan dukungan pemerintah terhadap penguatan gerakan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya diisi oleh putra-putri terbaik bangsa yang bekerja sama untuk menjalankan pemerintahan.

Menurut Presiden, keberhasilan dalam memimpin negara tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh jajaran kabinet dan lembaga negara.

Prabowo menyampaikan bahwa kerja sama merupakan prinsip utama dalam membangun bangsa. Ia mengaitkan nilai tersebut dengan semangat koperasi yang mengedepankan gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

“Semua kegiatan manusia pada hakikatnya adalah kerja sama. Arti koperasi adalah kerja sama, gotong royong, dan saling mendukung. Tidak ada keberhasilan yang diraih seorang diri,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Prabowo diHut Koperasi : Semua partai banyak Patriot dan banyak juga Bajingannya

Prabowo Minta TNI, Polri, dan Kejaksaan Introspeksi: Pangkat dan Fasilitas Berasal dari Uang Rakyat

Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang dinilainya telah bekerja keras mendukung berbagai program pemerintah. Ia menegaskan bahwa pencapaian pemerintah merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kabinet, aparat keamanan, serta lembaga negara yang saling bersinergi.

Selain Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Menko Polkam, acara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.

Di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta CEO Danantara Rosan Roeslani.

Hadir pula Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi, Ketua Dewan Penasihat Dekopin yang juga menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan komitmen dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Pemerintah berharap sinergi antara kementerian, lembaga negara, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Momen kebersamaan para pimpinan lembaga negara dalam acara tersebut juga dinilai mencerminkan soliditas antarlembaga dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

Semangat kolaborasi yang ditampilkan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *