Pemkab Bantah Isu Open House Bupati di Hotel

Empat Lawang | Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi yang menyebutkan Bupati Empat Lawang menggelar acara open house di sebuah hotel di Palembang. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan dikategorikan sebagai hoaks yang beredar di media sosial.

Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Empat Lawang, Aldiwan Haira Putra, menegaskan bahwa tidak ada agenda open house yang dilakukan oleh Bupati di hotel sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Ia menjelaskan bahwa keberadaan rombongan pejabat di lokasi tersebut hanya sebagai titik kumpul sebelum menghadiri agenda resmi pemerintah provinsi.

“Bapak Bupati Empat Lawang tidak mengadakan agenda open house di hotel. Kehadiran di sana hanya sebagai titik kumpul Forkopimda dan OPD sebelum bersama-sama menghadiri open house Gubernur Sumatera Selatan di Griya Agung,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut telah dijadwalkan secara resmi dan merupakan bagian dari undangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Rombongan berkumpul untuk mempermudah koordinasi sebelum bertolak menuju lokasi acara yang digelar sekitar pukul 10.00 WIB.

Setelah menghadiri kegiatan tersebut, Bupati Empat Lawang langsung kembali ke kediaman pribadinya di kawasan Pipa Reja, Palembang. Di sana, ia melanjutkan agenda internal bersama keluarga tanpa adanya kegiatan formal seperti open house yang terbuka untuk umum.

Klarifikasi ini juga diperkuat oleh keterangan warga sekitar kediaman pribadi Bupati. Ari, salah satu warga setempat, membenarkan bahwa Bupati hanya bersilaturahmi secara sederhana dengan lingkungan sekitar usai menghadiri kegiatan resmi di Griya Agung.

Ia menyayangkan beredarnya informasi yang tidak benar tersebut dan menilai adanya pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menyebarkan berita bohong demi kepentingan tertentu.

“Sepertinya akun-akun bodong tanpa legalitas sengaja membuat berita hoaks untuk kepentingan views dan keuntungan. Ini sangat berbahaya karena bisa menyesatkan masyarakat,” ungkapnya.

Diskominfo Kabupaten Empat Lawang mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas sumbernya atau tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum membagikannya kembali, guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Gunakan sumber resmi pemerintah sebagai rujukan utama,” tegas Aldiwan.

Momentum Idulfitri yang seharusnya menjadi waktu untuk mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan, diharapkan tidak tercoreng oleh penyebaran informasi yang tidak benar. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam menyaring informasi menjadi sangat penting.

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada publik. Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman serta menghentikan penyebaran isu yang tidak sesuai fakta.

Dengan adanya penjelasan resmi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *