Jamaah Haji Kloter 2 PLM Lahat Perkuat Ibadah di Mekkah, Kultum Subuh Jadi Rutinitas Penuh Makna

Laporan : Ketua Kloter 2 PLM (Lahat) Sumsel/Han Han Yustian

Foto ist

Mekkah – Jamaah haji Kloter 2 PLM asal Kabupaten Lahat dan Kota Palembang terus memperkuat kualitas ibadah selama berada di Tanah Suci.

Pada Selasa (5/5/2026) pukul 05.00 waktu Arab Saudi, para jamaah melaksanakan salat Subuh berjamaah di musholla Hotel Abraj Almisk, pemondokan yang menjadi tempat tinggal sementara selama di Mekkah.

Kegiatan ini menjadi alternatif ibadah yang terorganisir bagi jamaah, mengingat jarak antara hotel dengan Masjidil Haram cukup jauh dan memerlukan transportasi khusus.

Untuk menuju masjid suci tersebut, jamaah difasilitasi Bus Sholawat jalur 13 yang mengantar ke Terminal Jabal Ka’bah, salah satu titik pemberhentian terdekat menuju area masjid.

Ketua Kloter 2 PLM, Han Han Yustian, menjelaskan bahwa pelaksanaan salat berjamaah di musholla hotel merupakan bagian dari strategi pelayanan dan kenyamanan jamaah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

“Kami mengatur pola ibadah agar seluruh jamaah tetap bisa menjalankan kewajiban dengan baik, baik yang ke masjid maupun yang beribadah di hotel,” ujarnya.

Jumlah jamaah dalam Kloter 2 PLM mencapai 440 orang, terdiri dari warga Lahat dan Palembang.

Dengan jumlah yang cukup besar, pengaturan mobilitas menjadi perhatian utama petugas kloter agar ibadah tetap berjalan tertib dan aman.

Selain salat berjamaah, kegiatan rutin yang menjadi ciri khas kloter ini adalah kultum atau kuliah tujuh menit setelah Subuh.

Kultum dilaksanakan setiap hari secara bergantian oleh tim kloter dan para ketua rombongan (karom).

Materi yang disampaikan beragam, mulai dari tata cara ibadah haji, keutamaan ibadah di Tanah Suci, hingga penguatan mental dan spiritual jamaah.

Pada hari tersebut, kultum perdana disampaikan oleh pembimbing ibadah, Ustaz H. Sutrisno Hadi.

BACA JUGA

Jamaah Haji Kloter 2 PLM Bertolak ke Mekkah, Awali Rangkaian Ibadah Haji dengan Umroh Wajib

Jamaah Haji Kloter 2 PLM Khusyuk Ziarah di Masjid Nabawi

Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga niat dan keikhlasan selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati. Kesabaran dan keikhlasan adalah kunci meraih haji mabrur,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Kegiatan kultum ini mendapat respons positif dari jamaah. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarjamaah.

Suasana kekeluargaan terasa kuat, terutama bagi mereka yang tidak dapat setiap saat ke Masjidil Haram.

Bagi jamaah lansia dan penyandang disabilitas, pihak kloter secara khusus menganjurkan untuk melaksanakan ibadah di musholla hotel demi menjaga kondisi kesehatan.

Petugas juga terus memberikan pendampingan agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa memaksakan diri.

Sementara itu, bagi jamaah yang dalam kondisi prima, kesempatan untuk salat di Masjidil Haram tetap terbuka luas dengan dukungan transportasi yang telah disediakan.

Sistem Bus Sholawat yang terjadwal menjadi solusi mobilitas yang efektif di tengah padatnya aktivitas ibadah di Mekkah.

Dengan kombinasi ibadah di masjid dan kegiatan keagamaan di hotel, Kloter 2 PLM menunjukkan keseimbangan antara aspek spiritual dan manajemen jamaah.

Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kekhusyukan ibadah selama menjalani rangkaian haji.

Han Han Yustian juga mengimbau kepada masyarakat Sumatera Selatan untuk terus memberikan doa bagi kelancaran seluruh jamaah haji Indonesia, khususnya Kloter 2 PLM.

“Kami mohon doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan dapat menunaikan ibadah dengan sempurna hingga kembali ke tanah air,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan ibadah yang terstruktur, jamaah Kloter 2 PLM terus melangkah menuju tujuan utama, yakni meraih predikat haji mabrur di Tanah Suci.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *