MUBA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar halal bihalal sekaligus konsolidasi Pembinaan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Selatan bertempat di Masjid Agung Darussalam Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin kemarin, Selasa (28/4/2026).
Dalam sambutannya, KH Hendra Zainudin Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan menegaskan, tradisi sowan atau berkunjung ke kiayi harus terus dijaga dan dipertahankan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Sowan bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga wadah untuk meminta petunjuk, doa, dan nasehat dari para kiai sebagai penjaga moral jam’iyyah,” ujar Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan dengan penuh semangatnya.
Selain itu dikatakan Ketua PWNU, konsolidasi ini menekankan pentingnya soliditas internal NU.
Seluruh pengurus NU diinstruksikan untuk senantiasa menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, serta merawat kekompakan, baik di jajaran Pengurus NU (Nadhlatul Ulama) dan juga Badan Otonom (Banom) Nadhlatul Ulama, maupun lembaga-lembaga di bawah naungan NU lainnya.
“Organisasi NU (Nadhlatul Ulama) besar karena jama’ahnya dan kuat karena jam’iyyahnya. Kekompakan adalah kunci, kalau komunikasi dan koordinasi jalan, maka program keumatan dan kebangsaan akan lebih mudah kita wujudkan,” ujar KH Hendra kembali dengan penuh spirit dan motivasi untuk semua kader NU dan semua kader Banom NU.
BACA JUGA
HARLAH GP ANSOR 92, Hijaukan Bumi dan Perkuat Kesolidan Kader ANSOR-BANSER
Kemudian terakhir dirinya menyampaikan, PCNU adalah ujung tombak NU di wilayah Daerah Kabupaten/Kota.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Musi Banyuasin KH Muhammad Jazuli menyampaikan, ucapan terimakasihnya atas kunjungan dan pembinaan dari PWNU Provinsi Sumatera Selatan.
“Insya Allah kita berada di Daerah Kabupaten Musi Banyuasin ini akan berupaya berkomitmen tinggi menindaklanjuti seluruh arahan Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan untuk meningkatkan kinerja organisasi, baik dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi umat,” ungkapnya dengan penuh semangat dakwah.
Untuk diketahui publik sebagaimana disampaikan Juru Humas forum acara Nadhlatul Ulama Kabupaten Musi Banyuasin ini, acara diawali dengan pembacaan tahlil, istighotsah dan doa bersama, dilanjutkan dengan diskusi pembinaan, dan ditutup dengan ramah tamah.
Turut hadir dalam kegiatan ini para Kiayi-Kiayi Sepuh Nadhlatul Ulama (NU), Rois Syuriyah, Katib Pengurus MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nadhlatul Ulama) se-Kabupaten Musi Banyuasin serta Pimpinan Banom (Badan Otonom Nadhlatul Ulama) seperti Gerakan Pemuda Ansor dan Lembaga Nahdlatul Ulama lainnya.*












