Oku Selatan – Pengelolaan dana desa tahun 2025 untuk program ketahanan pangan di Desa Sipin Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan mulai menjadi sorotan.
Dana yang disebut-sebut disalurkan melalui rekening Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) itu diduga belum transparan kepada masyarakat.
Tim media melakukan kontrol sosial dengan turun langsung ke lapangan guna menindaklanjuti laporan warga.
Berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat, khususnya dari Dusun 3, mereka mengaku belum mengetahui adanya pengurus atau ketua BUMDes yang mengelola program tersebut.
“Kami sampai sekarang belum mendengar siapa ketua BUMDes atau pihak yang mengelola dana ketahanan pangan tahun 2025 itu,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
BACA JUGA
Peringati Hari Kartini, Misyadin Dorong Peran Perempuan di OKU Selatan
Wabup OKU Selatan Pantau Seleksi Akhir DKC, Dorong Lahirnya Generasi Pramuka Berkualitas
Hal senada juga disampaikan warga lainnya. Mereka mengaku tidak mendapatkan informasi terkait pengelolaan dana desa melalui BUMDes, baik dari pemerintah desa maupun pihak terkait.
Menindaklanjuti hal tersebut, tim media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke kediaman Kepala Desa Sipin,Rabu 6 mei 2026 – yang diketahui bernama Inul.
Namun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut keterangan istrinya, kepala desa sedang berada di kebun.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun pengelola BUMDes terkait dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana tersebut.
Tim media akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh penjelasan yang berimbang dari semua pihak terkait.*












