INDONESIA – Walau di ke-2 turnamen badminton Internasional baru usai digelar di Benua Eropa seperti kejuaraan Swis Open dan Orlean Master (Francis), kontigensi atlit badminton Indonesia belum mampu meraih gelar juara alias nihil tetap di apresiasi oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).
Dari berbagai sumber informasi berhasil dihimpun kontributor penulis berita, Kepala Bidang Bina Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian yang juga Mantan atlit badminton Indonesia mengatakan, PP PBSI nya tetap menghargai dan mengapresiasi langkah dan perjuangan yang telah ditunjukkan oleh semua atlit badminton Indonesia.
Dikatakan Eng Hian, memang diakui di kejuaraan badminton Internasional di ke-2 turnamen yang baru usai digelar di Negeri Swiss (Swiss Open) dan Orlean Master (Francis) atlit badminton Indonesia belum mampu mempersembahkan gelar juaranya.
“Memang kita akui, atlit badminton Indonesia belum mampu meraih gelar juara di ajang kompetisi badminton Internasional level super 300 baik di Swiss Open dan juga Orlean Master (Francis),”ungkap Eng Hian Kabid Binpres PP PBSI di publik media berhasil dihimpun kontributor penulis berita interaksimassa.com dari berbagai sumber informasi badminton lovers tanah air, Senin (30/3/2026).
Namun, bagaimanapun juga ‘progres mereka tetap sangat baik’.
BACA JUGA
Kejutan Super, Tunggal Muda INDONESIA Tumbangkan Unggulan 4 KOREA
Ia menambahkan, pihaknya tetap apresiasi perjuangan keras dan tekad masing-masing atlit badminton Indonesia kita.
Seperti contoh Alwi Farhan sektor tunggal putra di laga final kejuaraan Swiss Open masih belum meraih gelar karena kalah dari tunggal putra Jepang Yushi Tanaka.
Begitu juga dengan sektor tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani (PKW).
PKW juga berhasil melangkah ke laga final, tapi di laga final PKW masih belum mampu mengalahkan rivalnya Supanida Kathetong tunggal putri Thailand.
“Upaya dan langkah kami khususnya kami berada di bidang pembinaan dan prestasi (Bid Binpres) tetap berupaya memberikan pelatihan intensif dan bimbingan psikologis lainnya pada seluruh atlit badminton Indonesia kita berada dibawah naungan pembinaan PP PBSI dipusatkan di Pelatihan Nasional (Pelatnas) ini,”tambah Eng Hian Kabid Binpres PP PBSI.
Catatan dan harapan emas penulis, semoga PP PBSI dan seluruh jajaran tetap berbenah dan melakukan evaluasi secara kontinu pada semua adik-adik atlit badminton Indonesia kita dipusatkan di Pelatnas PP PBSI ini.
Semoga atlit badminton Indonesia kita disemua sektor tetap konsisten dan semangat demi memberikan yang terbaik untuk bangsa dan Negari Indonesia tercinta kita ini, Amiin.
Bravo Badminton Indonesia
Bravo Atlit Badminton Indonesia kita
NKRI Harga Mati
Badminton Indonesia selalu di hati anak bangsa Indonesia!.













Mantap Super PP PBSI kita ini 💪🤲😎