PBSI Apresiasi Capaian Tim UBER INDONESIA Raih Perunggu

Foto ist

JAKARTA – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dibawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (KEMENPORA RI) sangat mengapresiasi kinerja keras dan perjuangan tim Uber Indonesia berlaga di ajang perhelatan bergengsi Kejuaraan Piala Uber Cup 2026 di Negeri Denmark.

Perjalanan panjang penuh dengan proses perjuangan oleh Putri Kusuma Wardani (PKW) dan kawan-kawan tim Uber Indonesia ini patut dan layak di apresiasi.

Mengingat, satu-satunya wakil merah putih berhasil dan berkibar bendera merah putih hanya di sektor Uber mampu mempersembahkan medali perunggu.

Atas capaiannya ini, Ketua Umum PP PBSI Komjend Pol Fadhil Imran melalui Kepala Bidang Bina Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian menyampaikan, apresiasi atas kinerja keras yang penuh proses perjalanan panjang hingga tembus laga semifinal meraih medali perunggu di ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan Piala Uber Cup 2026 di Negeri Denmark ini.

“Kita patut berbangga dan bersyukur atas capaian terbaik berhasil dipersembahkan oleh tim Uber Indonesia kita dikomandoi oleh Putri Kusuma Wardani (PKW) dan kawan-kawan (dkk) ini.

BACA JUGA

Debut Terbaik, 3 Pemain Muda INDONESIA di Thomas dan Uber Cup 2026

Korea Samakan Rekor Indonesia, Raih 3x Piala Uber Cup

Sekali lagi kami atas nama PP PBSI dan jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (KEMENPORA RI) menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas capaian prestasi medali perunggu sektor Uber Cup 2026,” ujar Eng Hian Kabid Binpres PP PBSI dilansir dari berbagai sumber berhasil dihimpun kontributor interaksimassa.com, Jum’at (8/5/2026).

Kedepan dikatakan Eng Hian, akan ada pembinaan secara intensif dan menyeluruh di semua sektor.

Bukan hanya sektor Uber saja, melainkan sektor Thomas (laki-laki) juga dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Kedepan kita lakukan evaluasi secara menyeluruh tanpa terkecuali.

Harapan kami, setelah dilakukan evaluasi akan ada perubahan secara signifikan,” ungkapnya kembali.

Terakhir dikatakan Eng Hian, adanya evaluasi akan ada upaya menggerakkan kembali suasana baru yang harus diberikan ke semua atlit-atlit badminton termasuk juga pelatih.

“Harapannya, setelah evaluasi ini, ada spirit baru untuk bangkit menuju prestasi jauh lebih baik lagi.

Semoga langkah positif akan kami ambil ini bisa di support oleh jajaran Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (KEMENPORA RI),” demikian Eng Hian.*

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *