Momen Hari Tasyrik 1447H/2026M, Penyuluh Agama Gelorakan Semangat Persatuan Bangsa

Foto ist

KOTA BENGKULU – Di momentum hari tasyrik (11, 12 dan 13 Zulhijah) 1447 Hijriyah/2026 Masehi, salah satu Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Bengkulu Ustadz Aditya Candra Utama,S.Kom.I menggelorakan semangat persatuan.

Semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta ke-ummatan ini disampaikan oleh Penyuluh Agama ini melalui ‘Mimbar Jum’at’ di Masjid Babul Khair RT 12 Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

Adapun tema khutbah Jum’at nya ‘Momentum Hari Tasyrik Perkuat Kesolidan Persatuan Ditengah Kondisi Bangsa Tidak Stabil.’

Mengutip dari terjemah Qur’an Surat (QS) Al-Hujurat Ayat 10, Ustadz Aditya,S.Kom.I (Sarjana Komunikasi Islam) ini menyampaikan:

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah diantara kedua saudara-mu (yang berselisih) dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”

Lalu, Ustadz Aditya juga mengutip Hadits Nabi Muhammad SAW diriwayatkan oleh Imam Muslim:

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Kamu sekalian, satu sama lain janganlah saling mendengki, saling mencaci, saling bermusu, saling menipu, saling menjauhi, dan janganlah membeli barang yang sedang ditawar oleh orang lain.

Dan jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah SWT yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, maka tidak boleh mendzaliminya, menelantarkannya, mendustainya dan menghinakannya.” (HR. Muslim).

BACA JUGA

Takziyah Malam Ke-2, Penyuluh Agama KEMENAG Diberi Mandat Kata Sambutan Ahli Musibah

Perkuat Kerukunan Ummat Beragama di Bengkulu, Penyuluh Agama Narasumber Utama RRI

Kemudian, dipertegas kembali oleh Nabi Muhammad SAW didalam Hadits lainnya masih diriwayatkan juga oleh Imam Muslim:

“Perumpamaan kaum mukminin dalam saling mencintai, saling menyayangi dan saling bahu membahu bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain juga ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR. Muslim).

Demikian intisari singkat isi Khutbah Jum’at disampaikan Ustadz Aditya,S.Kom.I ini, Jum’at (29/5/2026).

Terpisah, Tokoh Agama dan juga Tokoh Masyarakat RT 12 Bentiring Kota Bengkulu Budi Afrianto,S.Sos.I menyampaikan, turut mengapresiasi dan berterimakasih atas penyampaian tema dan isi Khutbah Jum’at oleh Ustadz Aditya Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama ini.

Menurutnya, suatu tema dan isi Khutbah Jum’at tepat dan kekinian mengingat kondisi bangsa Indonesia lagi sedang tidak baik-baik alias lagi sedang tidak stabil lantaran melemahnya nilai tukar rupiah saat ini dan tingkat surplus dolar (mata uang Amerika Serikat/USA) semakin tinggi nilainya tembus di angka hampir Rp18.000/1 dolar USA.

“Bagaimanapun juga kondisi bangsa Indonesia yang kita hadapi saat ini sesuai dengan amanah isi Khutbah Jum’at disampaikan Ustadz Aditya tadi bahwasanya kita tetap mutlak banyak bersyukur atas karunia Allah SWT berikan kepada kita dan semua masyarakat Kota Bengkulu khususnya kita berada dilingkungan Masjid Babul Khair RT 12 Bentiring Kota Bengkulu ini,” demikian disampaikan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat ini dengan penuh rasa syukur dan apresiasinya pada media online nasional interaksimassa.com, Jum’at (29/5/2026).*

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *