Peraih Emas Olympiade Beijing China 2008 Dinobatkan Kursi Pelatih Thomas Indonesia

Foto ist

INDONESIA – Sang legendaris peraih medali emas Olimpiade Dunia Beijing China tahun 2008 Hendra Setiawan berpasangan dengan Almarhum Markis Kido di ajang perhelatan kompetisi kejuaraan bergengsi Piala Thomas Cup 2026 akhirnya resmi dinobatkan sebagai pelatih.

Terpilihnya sosok Hendra Setiawan dikenal memiliki segudang prestasi saat berpartner dengan Almarhum Markis Kido dan Mohammad Ahsan di era puncak kejayaannya 2006 hingga 2020-an ini mengundang publik pecinta badminton lovers tanah air sangat takjub dan bangga.

Bagaimana tidak???
Dari sekian banyak alumni jebolan atlit-atlit badminton Indonesia di Bumi Pertiwi ini terpilih dan mendapat mandat restu serta Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran hanya sosok Coach Hendra Setiawan merupakan peraih medali emas Olimpiade Dunia Beijing China tahun 2008 sektor ganda putra saat berpasangan dengan Almarhum Markis Kido.

“Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan terus nentuin nih. Kemarin sudah ngobrol dengan koh Anton (Kepala Pelatih Ganda Putra Indonesia),”kata Hendra Setiawan.

Memetakan siapa yang lawan ini, siapa yang diturunkan. Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main ya main.

“Kalau ini kan harus lihat kondisinya pemainnya juga, terus lawannya juga siapa, susahnya disitu,” demikian uraian singkat disampaikan sosok Coach (Pelatih) muda Hendra Setiawan berhasil dihimpun kontributor interaksimassa.com siang ini, Sabtu (18/4/2026) dilansir dari berbagai referensi badminton lovers tanah air Indonesia.

BACA JUGA

Raja Badminton Asal Denmark Resmi ‘Gantung Raket’

Fadia/Tiwi Raih Perunggu di Badminton Asia Championships 2026

Lebih lanjut dikatakan Hendra sapaan akrab alumni didikan sang pelatih Herry Iman Perngadi (Herry IP) yang saat ini tengah berjibaku melatih anak-anak didiknya di Negeri Jiran (Malaysia) bahwasanya, tidak pernah ada terlintas dipikirannya bisa masuk ke dalam tim Thomas Cup Indonesia sebagai pelatih.

Sama sekali tidak menyangka ya diberi mandat amanah di kursi pelatih di tim Thomas Indonesia 2026 ini.

“Puji Tuhan Yesus semoga saya bisa maksimal menelurkan ilmu dan pengalaman saya selama dulunya sebagai pemain badminton sektor ganda putra pada adik-adik regenerasi kita di ganda dan tunggal tim Thomas Indonesia kita ini,” ungkap Coach Hendra Setiawan.

Salah satu anak muda pecinta badminton lovers tanah air dari Daerah Bumi Rafflesia Provinsi Bengkulu bernama Royen menyampaikan, apresiasi dan jiwa nasionalisme dari sosok Coach Hendra Setiawan sang legendaris aset terbaik dimiliki bangsa Indonesia patut di apresiasi dan dijadikan semangat merah putih yang sangat besar nilainya bagi kemajuan dan perkembangan atlit-atlit badminton Indonesia.

“Kami sebagai bagian dari anak bangsa Indonesia khususnya dari kalangan anak muda pecinta badminton lovers tanah air sangat mengapresiasi langkah tegas dan komitmen dari jiwa nasionalisme patriot badminton Indonesia sosok Coach Hendra Setiawan ini,” ujar Royen dengan penuh semangatnya.

Lebih lanjut dikatakan Royen, saatnya tim Thomas Indonesia dikomandoi oleh ganda putra senior Fajar Alfian untuk terus semangat dan pantang menyerah.

“Semoga sang kapten senior ganda putra Fajar Alfian terus memberikan motivasi dan semangat juang tinggi demi perjuangan tim Thomas Indonesia kita di ajang kompetisi bergengsi Kejuaraan Piala Thomas Cup 2026 dipusatkan di Negeri Denmark ini,” ujar Royen kembali.

Bravo Badminton Indonesia!!!
Bravo Atlit Badminton Indonesia!!!
Bravo Tim THOMAS INDONESIA!!!
Semoga JUARA Tim THOMAS INDONESIA 2026 di Negeri Denmark!!!*

Respon (1)

  1. The Best selalu utk Coach HENDRA SETIAWAN Sang Legendaris Peraih Medali Emas OLYMPIADE BEIJING CHINA 2008 ini 🇮🇩💪💪💪💫🤲😎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *