Muscab PKB Lahat, Faisol Riza Tekankan Kader Jadi “Tangan Rakyat”

Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lahat yang digelar di Hotel Santika Lahat pada Jumat malam (17/04/2026). Foto : ist

Lahat | Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lahat yang digelar di Hotel Santika Lahat pada Jumat malam (17/04/2026) berlangsung meriah dan penuh semangat konsolidasi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader PKB untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta yang terdiri dari pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan se-Kabupaten Lahat. Selain itu, hadir pula delegasi dari sejumlah daerah sekitar seperti Kota Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas Utara, hingga Kota Lubuk Linggau.

Kehadiran lintas daerah ini menunjukkan besarnya perhatian terhadap dinamika politik internal PKB di Lahat.

Sorotan utama dalam Muscab kali ini adalah kehadiran Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB, Faisol Riza. Dalam arahannya, Faisol Riza menegaskan pentingnya peran kader PKB sebagai representasi langsung dari aspirasi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa PKB lahir dari semangat reformasi yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Oleh karena itu, kader partai diminta untuk tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“PKB harus menjadi partai yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kader harus menjadi tangan-tangan rakyat, yang bekerja, mendengar, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan politik ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kader yang tidak hanya memiliki loyalitas, tetapi juga kapasitas dan integritas dalam menjalankan peran politiknya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ideologis partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Lahat periode 2021–2026, Parisman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah berkontribusi dalam membesarkan partai. Ia menyoroti capaian signifikan PKB Lahat dalam beberapa tahun terakhir.

“PKB Lahat berhasil meraih lima kursi di DPRD, serta turut mengantarkan pasangan kepala daerah dalam Pilkada. Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh kader,” ujarnya.

Capaian tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua DPW PKB Sumatera Selatan, Nasrul Halim, yang menyebut Muscab kali ini sebagai salah satu yang paling meriah dan solid.

Ia menilai kekuatan PKB Lahat terus meningkat, baik dari sisi elektoral maupun konsolidasi organisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, turut memberikan pandangan strategis terkait peran partai politik dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa partai politik bukan sekadar kendaraan kekuasaan, melainkan instrumen penting dalam pendidikan politik masyarakat.

“Pembangunan harus dimulai dari desa. Partai politik harus menjadi energi yang menggerakkan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat,” kata Bursah.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah dan partai politik, terutama dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Salah satu agenda penting dalam Muscab ini adalah penetapan lima nama bakal calon Ketua DPC PKB Lahat periode 2026–2031. Kelima nama tersebut yakni Parisman, Widia Ningsih, Adriansyah, Hj. Yunani, dan Edward.

Kelima kandidat ini akan mengikuti tahapan selanjutnya berupa Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) serta Uji Kelayakan Kompetensi (UKK) yang akan dilaksanakan di tingkat DPW PKB Sumatera Selatan.

Faisol Riza menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari mekanisme internal partai untuk memastikan bahwa calon pemimpin yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dan komitmen dalam membesarkan partai.

“Proses ini penting untuk menjaga kualitas kepemimpinan di tubuh PKB. Kita ingin pemimpin yang tidak hanya populer, tetapi juga kompeten dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil dari tahapan tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dalam menetapkan Ketua DPC terpilih. Rencananya, pelantikan pengurus baru akan dilakukan bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) PKB pada bulan Juni mendatang.

Muscab PKB Lahat 2026 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kinerja partai di masa depan.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, PKB Lahat diharapkan mampu mempertahankan tren positifnya dalam peta politik daerah.

Lebih dari sekadar agenda rutin organisasi, Muscab ini juga menjadi refleksi arah perjuangan partai. Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, PKB dituntut untuk tetap konsisten pada nilai-nilai dasar perjuangannya, sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman.

Dengan dorongan dari tokoh nasional seperti Faisol Riza serta dukungan kader di akar rumput, PKB Lahat optimistis mampu melahirkan kepemimpinan baru yang kuat, visioner, dan berpihak pada rakyat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *